Peduli Polusi, Hyundai Hadirkan Bus Listrik Untuk Tekan Pencemaran Lingkungan

0
Sumber: newatlas

Sebagai salah satu manufaktur asal Korea Selatan yang bergerak dibidang otomotif sejak tahun 1967 silam, Hyundai tentu telah membuat banyak terobosan terhitung sejak setengah abad yang lalu. Tahun lalu, Hyundai merilis mobil listrik yang dilengkapi dengan teknologi IONIQ. Tak lama berselang, perusahaan yang bermarkas di Korea Selatan tersebut juga turut merilis produk anyarnya yang berupa skuter listrik. Kini, target dari Hyundai adalah mulai menjajal moda transportasi umum tanpa emisi berupa bus elektrik.

Baca Juga: Catalyst E2, Bus Otonom Mampu Berjalan 966 Km Dalam Sekali Charge

Masalah kesehatan yang mengancam warga kota akibat adanya emisi dari moda berbahan bakar diesel seperti masalah pernapasan, sakit kepala, jantung, hingga kanker menjadi salah satu pertimbangan Hyundai dalam menyediakan moda transportasi baru yang lebih ramah lingkungan. Kehadiran penyakit-penyakit tersebut solah dipicu oleh pelepasan senyawa nitrogen oksida saat proses pembakaran bahan bakar. Tidak main-main, dalam sebuah studi komprehensif pada bulan April 2017 lalu, menunjukkan sebanyak 38.000 kematian dini pada tahun 2015 akibat polusi.

Dalam upayanya untuk mengurangi tingkat polusi yang terus menanjak naik, Hyundai menganggap konversi bus kota ke bus listrik dapat membantu mengurangu emisi berbahaya tersebut. Mereka percaya, konversi menuju bus listrik ini juga tidak akan berdampak buruk bagi para kostumernya. Walaupun biaya yang mesti dikeluarkan oleh pihak Hyundai pertama kali tidaklah sedikit, namun semua itu akan “balik modal” secara berkala karena tidak menggunakan bahan bakar minyak lagi, serta biaya perawatan yang bisa dibilang lebih murah dibanding bus konvensional lainnya.

Baca Juga: Gaffoglio Family Metalcrafters Luncurkan Bus Listrik

Tidak hanya Hyundai, beberapa perusahaan manufaktur otomotif mulai bergeliat untuk menghadirkan bus listrik, seperti Gaffoflio Family Metalcrafters dari Italia yang tengah mempersiapkan peluncuran dari bus yang dapat melaju sejauh 400km dalam sekali charge tersebut. Berbeda dengan kompetitornya yang berasal dari negeri Pizza tersebut, Hyundai ternyata mampu melebihi catatan jarak tempuh dalam sekali charge, yaitu 466km. Bus yang nantinya akan diberi nama Elec City tersebut menggunakan baterai berdaya 256kWh.

Jika Elec City dapat menembus pasar Amerika, maka Proterra Catalyst E2 akan menjadi saingan terberatnya. Bagaimana tidak, Proterra Catalyst E2 bermuatan tunggal dapat melaju sejauh 966km dalam sekali charge dalam sebuah uji coba. Selain ketiga nama tersebut, ada juga Lion Bus serta EZ10 dari Swiss yang turut pula melakukan serangkaian uji coba terhadap armada bus listrik masing-masing. Sebagaimana KabarPenumpangcom lansir dari newatlas.com, Kamis (1/6/2017) silam, pihak Hyundai mengatakan siap untuk merilis bus listrik mereka pada tahun 2018 mendatang.

Leave a Reply