Pemindai Generasi Baru Siap Deteksi Laptop di dalam Tas

(pbs.org)

Ketatnya prosedur pemeriksaan keamanan di bandara dipastikan berujung pada mengularnya antrean calon penumpang di gerbang keberangkatan. Dengan meningkatkanya standar keamanan, terutama pada bandara internasional, barang seperti cairan, laptop bahkan beberapa lainnya dianggap mencurigakan dan bisa memperlambat proses pemeriksaan.

Baca juga: Ikuti Tahapan Ini, Proses Check In dan Pemeriksaan Keamanan di Bandara Bakal Mulus

Praktisi urusan bandara di Genetec, David Lenot mengatakan industri penerbangan telah reaktif dalam menciptakan langkah-langkah keamanan tergantung insiden yang mungkin terjadi di bandara.

KabarPenumpang.com merangkum dari laman independent.ie (23/7/2018), bahwa masalah laptop dan tablet saat ini masih menjadi permasalah dalam pemeriksaan keamanan bandara. Padahal seharusnya saat melalui skrining tidak ada permasalahan apapun.

Lenot mengatakan, laptop masih merupakan fenomena yang harus ingat para pelancong bisnis dalam pemeriksaan melalui alat pemindai. Baru-baru ini Bandara Jenewa di Swiss memperkenalkan pemindai generasi baru sebagai standar dan saat ini fasilitas di Amerika Serikat tengah menguji teknologi yang menjadi lompatan besar atas sinar-X standar.

Selain Jenewa, Hong Kong juga akan menggunakan pemindai generasi baru tersebut. Lenot mengatakan, “Sinar X mengambil dua gambar layar horisontal dan vertikal dari isi koper.”

Dia menambahkan, jika memiliki terlalu banyak benda yang tergeletak di atas satu sama lain, ini tidak bisa menembus informasi tentang apa yang ada didalam tas. Jadi bila ada laptop atau tablet dalam tas membuatnya menjadi satu ancaman karena tak bisa terdeteksi.

“Teknologi baru adalah CT scanner, mirip dengan apa yang digunakan di rumah sakit. Dibutuhkan gambar 3D sehingga bandara dapat memindai cairan dan laptop,” ujar Lenot.

Baca juga: Inilah Alasan Perlunya Dua Kali Skrining Keamanan di Bandara

Komentator penerbangan mengatakan, di sepertiga dari 40 bandara terbesar di Eropa terfokus pada mengoptimalkan proses keamanan, tetapi menjaga keamanan dan keselamatan penumpang juga sebagai fokus utama dan bandara kini telah menjadi lebih baik.

“Mereka selalu menjadi pengguna awal teknologi seperti CT scanner. Di area screening baru Anda tidak perlu mengeluarkan laptop tetapi tata letak sangat menyenangkan di mana Anda merasa nyaman dan itu tidak terasa seperti tempat keamanan,” ujar komentator penerbangan itu.