Penerbangan di Era New Normal, ICAO: Akses Penumpang ke Toilet Dibatasi

0
Toilet privat di pesawat A380 milik Emirates. Sumber: The Point Guy

Sejak kembali dibukanya penerbangan untuk mengangkut penumpang, banyak aturan baru di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah panduan baru yang dikeluarkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dan menunjukkan bahwa penumpang memiliki akses terbatas ke toilet di dalam pesawat.

Baca juga: Intip Prosedur Cabin Cleaning Pesawat Ala GMF Cegah Covid-19 di Pesawat

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyarankan bahwa satu toilet harus disediakan untuk awak dan penumpang yang ditentukan berdasarkan nomor kursi mereka. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman bbc.com (1/6/2020), bahkan salah satu maksapai berbiaya murah, yakni Ryanair menyebut akan melarang antrian ke toilet.

Tak hanya itu, penumpang Ryanair juga harus meminta izin kepada awak kabin untuk menggunakan toilet. Tak hanya akses ke toilet, layanan makanan dan minuman di penerbangan jarak pendek juga harus dibatasi atau malah ditangguhkan.

Kalaupun awak kabin ingin menjual makanan, maka ICAO mengatakan harus dijual dalam kemasan yang sudah disegel sebelumnya. Bahkan penjualan bebas bea juga harus dibatasi sementara sebagai bagian dari rekomendasi keamanan Covid-19 yang meluas.

Meski begitu, ICAO tidak memaksakan adanya jarak sosial di pesawat, tetapi penumpang harus duduk secara terpisah jika hunian memungkinkan. Selain itu setiap penumpang diharapkan untuk membatasi barang bawaan ke dalam kabin di mana baiknya disarankan membawa tas tangan kecil agar bisa disimpan di bawah kursi mereka.

Koran dan majalah pun harus dihapuskan untuk sementara waktu. Badan PBB juga mengatakan bahwa secara umum, masker wajah harus dikenakan sesuai dengan pedoman kesehatan masyarakat dan jarak sosial harus dilakukan jika memungkinkan.

Di masa pandemi Covid-19, seluruh area di dalam kabin harus secara rutin dibersihkan dan penumpang harus diperiksa kesehatannya seperti pengecekan suhu hingga metode pelacakan kontak juga harus dieksplorasi. Di bandara, staf harus memiliki alat pelindung diri yang memadai, yang dapat mencakup sarung tangan, masker medis, kacamata atau pelindung wajah, dan gaun atau celemek.

Baca juga: Indigo Hadirkan ‘Double Seat’ untuk Penumpang di Masa Pandemi Covid-19

Bahkan penumpang diharapkan check in melalui online sebelum tiba di bandara dengan menggunakan mobile boarding pass. Bandara juga harus menggunakan teknologi nirkontak termasuk pemindain wajah dan iris mata.

Leave a Reply