Penerbangan Komersial Terjadwal Ternyata Sudah Dimulai 100 Tahun Lalu

Penerbangan penumpang internasional terjadwal pertama berangkat pada 25 Agustus 1919 atau sudah terjadi sejak seratus tahun lalu. Layanan udara penumpang internasional reguler perdana ini menghubungkan London dan Paris.

Baca juga: 50 Tahun Sejak Terbang Perdana, Inilah ‘Jejak’ Supersonik Concorde yang Selalu Dikenang

Pada saat itu, penerbangan internasional dianggap masih baru dan dioperasikan oleh Air Transport & Travel Ltd (AT&T) yang merupakan cikal bakal British Airways (BA). Pesawat lepas landas dari Hounslow Heat yang kini menjadi Bandara Heathrow di Inggris.

Selama seratus tahun, penerbangan internasional telah banyak berubah dan jika dirunut dari 1919 ternyata tahun itu merupakan penuh aksi untuk tonggak penerbangan. KabarPenumpang.com merangkum cnn.com (26/8/2019), tepatnya pada 15 Juli 1919 penerbang asal Inggris John Alcock dn Arthur Brown menyelesaikan penerbangan translatik nonstop pertama mereka.

Ini penerbangan yang membuka jalan bagi rute populer London ke New York. Penerbangan pada seratus tahun lalu menjadi momen besar bagi para petualang yang pemberani dan penerbangan berpengalaman. Apalagi penerbangan kala itu juga untuk mendukung angkutan surat dan paket yang mana mewakili era baru dalam penerbangan komersial.

Dalam era ini poster pemasaran AT&T yang menggambarkan landmark terkenal di kota masing-masing yakni Katedral St Paul di London dan Menara Eiffel di Paris. Ini merupakan iklan glamor yang menekankan frekuensi layanan baru sebab berangkat setiap hari dan tampak agak luar biasa kala itu.

Paul Jarvis seorang kurator lama di BA Heritage Collection berbicara tentang bukunya “British Airways: 100 Years of Aviation Posters” pada tahun 2018, mengatakan pemasaran layanan udara penumpang pertama adalah penting. “Pada momen tersebut adalah penting untuk membujuk orang untuk terbang. Ada cukup banyak orang yang mengira terbang hanyalah iseng saja,” kata Jarvis.

Layanan penerbangan komersial London-Paris kala itu menggunakan pesawat De Havilland DH4A H-EAJC yang dibuat untuk  pada fase Perang Dunia Pertama dan ditata kembali menjadi pesawat sipil yang terbang melintas Selat Inggris dalam waktu dua jam 30 menit. Pesawat ini didukung oleh mesin piston Rolls Royce Eagle tunggal.

Pesawat kecil tersebut tak bisa memuat banyak orang, yakni hanya 14 penumpang dan kargo yang diangkat terbatas. Penerbangan perdana dipiloti oleh Veteran RAF Lt EH Bill Lawford, penerbangan perdana saat itu hanya dengan satu penumpang yakni George Stevenson-Reece, seorang jurnalis juga mengangkut bahan kulit, dua belibis dan beberapa botol krim Devonshire.

Kala itu tiket perjalanan 20 guinea atau £21 dan bila dihitung pada masa kini sekitar £1000. Tahun 1920, maskapai penerbangan Belanda KLM mulai melayani rute London-Amsterdam yang memicu bangkitnya penerbangan komersial di Eropa dalam dekade 20-an

Baca juga: Hari Ini 80 Tahun Lalu, Boeing 314 Pan Am Lakukan Penerbangan Berjadwal Perdana Trans-Atlantik

Sejarahwan Rolls Royce, Petter Collins mengatakan bahwa ada perubahan pola pikir yang menyebabkan orang-orang menggunakan penerbangan sebagai moda transportasi umum. “Meskipun ada penerbangan terjadwal dan penerbangan terus berkembang, namun saat itu penggunanya hanya sebatas orang kaya,” Kata Peter.