Peragaan Busana Batik dan Kebaya Ramaikan Ruang Tunggu Bandara Ahmad Yani

Pegelaran busana di ruang tunggu Bandara Internasional Ahmad Yani (PT Angkasa Pura I)

Peragaan busana, khususnya dengan tema tradisional sudah jamak dilakukan pengelola bandara, disamping mudah dalam implementasi, gelaran busana bernuansa tradisional dinilai ampuh dan memberi efek positif bagi promosi serta wisata di daerah yang bersangkutan. Seperti baru-baru ini peragaam busana batik dan kebaya ditampilkan di ruang tunggu Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: Toilet Tiga Dimensi Ada di Bandara Sepinggan Balikpapan

Bandara Ahmad Yani yang berada dalam pengelolaan PT Angkasa Pura I (Persero) menampilkan kebaya dan batik serta beberapa pakaian daerah lainnya dalam sebuah peragaan busana yang diselenggarakan pada ruang tunggu domestik bandara Ahmad Yani. Diketahui pakaian daerah ini merupakan buatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Peragaan busana tersebut diselenggarakan pada tanggal 21, 23 dan 24 Januari 2018 pada pukul 14.00 WIB. General Manager AP I Bandara Ahmad Yani, Maryanto mengatakan bahwa, dengan adanya acara ini, bandara Ahmad Yani ikut mendukung produk BUMD dan UMKM di sekitaran Jawa Tenga. “Dengan acara ini juga, kita aktif dalam menciptakan wadah yang dapat menyalurkan kreativitas komunitas khususnya komunitas kebaya di kota Semarang,” kata Maryanot.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan kesan dan pengalaman baru bagi para pengguna jasa bandara, khususnya penumpang yang sedang menunggu pesawatnya datang di bandara Ahmad Yani. Kegiatan ini pun mendapatkan tanggapan positif dari para penumpang, salah satunya adalah Ibu Tina yang merupakan penumpang pesawat Citilink tujuan Semarang – Jakarta.

“Saya baru pertama kali melihat kegiatan peragaan busana di bandara, biasanya saya melihat peragaan busana itu di Mall. Saya rasa kegiatan ini sangat unik dan menarik, karena dapat memberikan hiburan bagi para penumpang yang sedang menunggu di ruang tunggu agar tidak merasa jenuh. Saya harap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin, karena dapat mendongkrak produk lokal agar dapat dikenal oleh masyarakat luas,” ucap Tina.

Baca juga: Sepanjang 2017, Angkasa Pura I Catat Melayani 89,7 Juta Penumpang 

Pameran produk yang diciptakan oleh mitra binaan CSR Angkasa Pura I rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali. Sales Department Head, Zulkifli mengatakan, segala bentuk produk yang diciptakan oleh UMKM dari mitra binaan Angkasa Pura I baik dalam bentuk barang ataupun makanan, harus segera dipamerkan. Selain untuk mendongkrak produk lokal, kegiatan ini merupakan fasilitas yang diberikan oleh manajemen dalam mendukung kegiatan usaha mitra binaan.