Pertama di Asia Pasifik, Bandara Ahmad Yani Hadirkan Ruang Multisensori untuk Anak Penderita Autisme

0

PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Ahmad Yani menghadirkan ruang multisensori pertama di bandara di Indonesia dan bahkan di Asia Pasifik. Fasilitas yang disediakan untuk anak berkebutuhan khusus utamanya autisme merupakan terobosan dan inovasi dari untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa bandara, tidak terkecuali bagi penumpang berkebutuhan khusus.

Baca juga: Aplikasi “Access Houston Airports,” Bantu Penumpang dengan Anak Cacat dan Autisme

Fasilitas serupa ruang multisensori ini setidaknya ada di enam bandara utama Eropa dan Amerika, seperti di Heathrow International Airport (Inggris), Shannon International Airport (Irlandia), Pittshburg International Airport (Rusia), Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport (AS), Lehigh Valley International Airport (AS), dan Birmingham-Shuttlesworth International Airport (AS).

“Hadirnya ruang multisensori ini merupakan salah satu komitmen kami dalam memberikan suatu pengalaman yang bernilai kepada seluruh pengguna jasa, tak terkecuali kepada penumpang yang memiliki anak dengan autisme agar dapat merasa tenang, aman, dan nyaman sebelum berpergian dengan pesawat udara, khususnya di tengah situasi bandara yang sibuk,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam siaran pers (21/10/2019).

Ruang multisensori ini didesain agar dapat memberikan stimuli yang menenangkan, mengatasi ketegangan, dan mengurangi perilaku temper tantrum pada anak dengan autisme. Ruangan ini memiliki 2 tipe kegunaan dengan mengubahnya menjadi ruangan putih (white room) dan ruangan gelap (black room). White room berguna untuk menciptakan rasa aman, santai, dan memberikan sensasi nyaman kepada anak dengan autisme. Sementara black room berguna untuk memfasilitasi pemahaman anak dengan autisme terhadap lingkungan sekitar dan pemahaman mengenai hubungan sebab-akibat.

Memiliki luas 3,6 x 10 meter, ruang multisensori terletak di area ruang tunggu keberangkatan domestik Bandara Jenderal Ahmad Yani. Berbagai fasilitas seperti matras pada lantai dan dinding ruangan, bola gym, bean bag, aqua tube (tabung gelembung akuatik), lampu LED yang bisa berubah warna, laser finger, papan vestibular, dan lain-lain tersedia di dalamnya.

Baca juga: Bawa Anak Autis Dalam Penerbangan? Ini Dia Tipsnya!

“Kami berharap keberadaan ruang multisensori ini dapat digunakan sebaik mungkin dan memberikan banyak manfaat bagi pengguna jasa, khususnya orang tua yang bepergian bersama anak dengan autisme. Ke depan, kami berencana menghadirkan ruang multisensori ini di seluruh bandara yang kami kelola,” jelas Faik Fahmi.

Leave a Reply