Pertengahan Agustus 2019, Landasan Pacu Ketiga Bandara Soekarno-Hatta Mulai Beroperasi

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Wikipedia)

Landasan pacu ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan mulai dibuka pada Agustus 2019. Kehadiran landasan pacu ketiga ini sendiri untuk meningkatkan kapasitas bandara tersebut.

Baca juga: Garuda Indonesia Gunakan Bus Listrik untuk Operasional Karyawan di Bandara Soekarno-Hatta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, secara teknis landasan pacu ketiga tersebut sudah siap untuk dioperasikan. Dia mengatakan, pemerintah mengusulkan pengoperasian landasan pacu baru tersebut pada pertengahan Agustus 2019 mendatang.

Meski sudah bisa dioperasikan, Budi Karya mengatakan, pemerintah memutuskan untuk mengikuti Prosedur Operasi Standar (SOP) dan memberi tahu maskapai terlebih dahulu.

“Satu-satunya yang tersisa untuk dilakukan sekarang adalah meningkatkan koordinasi dengan (otoritas navigasi udara) AirNav dan menjalankan beberapa prosedur sekali lagi,” ujarnya yang dikutip KabarPenumpang.com dari airport-technology.com (23/7/2019).

Dari laman setkab.go.id, landasan pacu ini akan meningkatkan volume penerbangan hingga 40 persen dari yang saat ini 81 lepas landas menjadi 114 lepas landas pesawat dalam satu jamnya. Landasan pacu baru ini membentang dengan panjang 2500 meter dan akan diperluas menjadi tiga ribu meter pada November 2019.

“Pada bulan September atau Oktober tahun ini ketika landasan pacu 3000 meter selesai, kapasitas akan meningkat menjadi 100 juta penumpang per tahun,” tambahnya.

Selama inspeksi, Budi juga menghadiri uji penerbangan di landasan baru dan seorang pilot (yang terlibat dalam uji penerbangan) mengatakan itu jelas (pendaratan), yang berarti bahwa landasan sepenuhnya siap.

Bandara Internasional Soekarno–Hatta adalah bandara terbesar di Indonesia yang melayani wilayah Indonesia. Ini juga merupakan salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara yang melayani sekitar 63 juta penumpang per tahun.

Bandara ini telah beroperasi dua atau tiga kali lipat dari kapasitasnya selama beberapa dekade terakhir. Bandara menerima sekitar 112 juta penumpang tahun lalu, menurut data dari Badan Pusat Statistik. Landasan pacu baru merupakan bagian dari rencana peningkatan bandara yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas menjadi 51 juta pelancong setiap tahun pada akhir 2019.

Baca juga: Pasca Lebaran, TransJakarta Buka Rute ke Bandara Soekarno-Hatta

Selain itu, bandara ini memodernisasi Terminal 1 dan 2, yang akan meningkatkan kapasitas mereka menjadi 36 juta penumpang per tahun. Proyek modernisasi akan menelan biaya Rp3,2 triliun ($229juta). Bandara ini juga membangun terminal keempat dengan total investasi Rp11 triliun ($787,9 juta), yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2024.