Pilot Tak Sabar, 35 Orang Tewas Akibat Tabrakan Pesawat USAir Flight 1493 dan SkyWest Flight 5569

0
USAir flight 1493 setelah menabrak pesawat Fairchild Metro III SkyWest Airlines dalam insiden Los Angeles runway disaster. Foto: NTSB

Pada hari ini, 30 tahun lalu, bertepatan dengan Jumat, 1 Februari 1991, pesawat Boeing 737-300 USAir dengan nomor penerbangan 1493 dan pesawat Fairchild Metro III SkyWest Airlines dengan nomor penerbangan 5569, bertabrakan di Bandara Internasional Los Angeles (LAX), Amerika Serikat (AS), akibat pilot tak taat panduan petugas menara kontrol (ATC).

Baca juga: Hari Ini, 28 Tahun Lalu, Kecelakaan Terburuk di Nepal PIA Flight 268 Terjadi Gegara Pilot Lalai Ikuti Prosedur

Dikutip dari tailstrike.com, insiden kecelakaan pesawat yang juga dikenal sebagai Los Angeles runway disaster ini bermula saat pesawat USAir bertolak dari Bandara Internasional Syracuse Hancock, New York, menuju LAX. Sebelum ke Bandara Los Angeles, Boeing 737 USAir transit terlebih dahulu di Washington dan Colombus, Ohio, dengan membawa total 83 penumpang.

Usai beberapa jam perjalanan, USAir flight 1493 melakukan final approach di Bandara Los Angeles sekitar pukul 6 sore waktu setempat. Di lain tempat, pesawat Fairchild Metro III SkyWest Airlines sedang mempersiapkan penerbangan komuter ke Palmdale, California, AS. Pesawat yang mengangkut 10 penumpang dan dua awak ini kemudian diizinkan ATC melakukan taxiing untuk kemudian lepas landas.

Saat itu, SkyWest Airlines dipandu ATC memakai landasan pacu atau runway 24L dan masuk di persimpangan taxiway 45, sekitar 670 meter dari runway threshold. Tetapi, jangan dulu ke runway 24L karena akan ada pesawat USAir flight 1493 yang sebelumnya sudah melakukan final approach dan sudah mendapat clearance. Namun, siapa nyana, ketika Boeing 737 USAir mendekati runway threshold, pesawat Fairchild Metro III SkyWest Airlines muncul dan tabrakan pun tak terhindarkan.

Keduanya kemudian tergellincir di runway, sebelum akhirnya terhenti pasca menabrak sebuah bangunan kosong dan terbakar.

Dalam rekaman Cockpit Voice Recorder (CVR) kedua pesawat, terbukti bahwa petugas ATC sudah memberikan panduan yang jelas.

Sebelumnya, sebagaimana umum diketahui, sistem menara ATC terbagi ke dalam tiga bagian: Aerodrome Control Service (biasanya berpartner dengan petugas darat untuk memberikan isyarat kepada pesawat untuk take-off atau landing), Approach Control Service (mengatur ketinggian pesawat), dan Area Control Sevice (memberikan clearance kepada pesawat yang sedang menjelajah).

Baca juga: Mengenal Istilah Pilot Error, Gagalnya Keputusan Pilot yang Berujung Kecelakaan

Terkait insiden tabrakan pesawat USAir flight 1493 dan SkyWest flight 5569 ini, petugas Aerodrome Control Service sudah memandu pilot SkyWest 569 untuk taxiing ke taxiway 45 dan tahan landasan 24L karena ada pesawat yang akan menyeberang. Sampai di sini, pilot SkyWest sebetulnya sudah mengiyakan instruksi tersebut.

Beberapa menit berselang, petugas Area Control Sevice memberikan clearance untuk mendarat di runway 24L ke USAir flight 1493 dan tak lama kemudian kecelakaan dilaporkan terjadi. Setelah dicek, kecelakaan ternyata melibatkan pesawat SkyWest 569 yang seharusnya tidak berada di runway 24L karena sudah diminta untuk tahan dan memberikan kesempatan USAir flight 1493 lewat terlebih dahulu.

Leave a Reply