PT KAI Hadirkan Coworking Space Gratis di 9 Stasiun

Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PT KAI Edi Sukmoro saat peluncuran coworking space di Stasiun Bandung. (Foto: Tribunnews.com)

Seolah mengikuti jejak fasilitas yang ada di stasiun kereta di Jepang, PT KAI kini telah merilis apa yang disebut sebagai coworking space yang telah dibangun di sembilan stasiun. Bila di Jepang konsepnya hadir sebagai sebuah booth working space untuk pengguna tunggal dan diperlukan biaya ekstra, maka coworking space yang ditawarkan PT KAI adalah gratis untuk pemegang boarding pass untuk tanggal kedatangan atau keberangkatan yang sama.

Baca juga: Ekinaka, Booth Working Space untuk Pekerja Mobile di Stasiun Kereta Jepang

Coworking space PT KAI kini telah hadir dan dapat digunakan di Stasiun Gambir, Juanda, BNI City, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, dan Jember. Dikutip dari siaran pers PT KAI (6/4), Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, fasilitas coworking space tersebut ditujukan untuk memudahkan penumpang yang ingin bekerja dengan ruang yang nyaman saat berada di stasiun sebelum atau sesudah naik KA.

Buat Anda yang ingin menjajal fasilitas coworking space caranya cukup mudah, yaitu penumpang cukup menunjukkan boarding pass dengan tanggal keberangkatan atau kedatangan pada hari yang sama. Tentu tak bisa seenak waktu menggunakan coworking space, pasalnya setiap pengunjung hanya dapat menggunakan fasilitas ini untuk bekerja maksimal selama dua jam dalam setiap kunjungannya.

Baca juga: Di Jepang, Bisa Makan Mie Gratis Asalkan Datang ke Stasiun Lebih Awal!

Selain tentunya ketersedian koneksi internet broadband, coworking space PT KAI di setiap stasiun dilengkapi kursi, stop kontak listrik dan meja kerja. Untuk urusan kapasitas kursi, nyatanya tidak sama di setiap stasiun. Yang terbesar dan paling banyak kursi ada di Stasiun Gambir (20 kursi), Stasiun Cirebon (18 kursi), Stasiun BNI City/Stasiun Bandung/Stasiun Surabaya Gubeng (16 kursi), Stasiun Yogyakarta (14 kursi), Stasiun Juanda/Stasiun Semarang Tawang (12 kursi), dan Stasiun Jember (10 kursi). Pembatasan jam di coworking space tentu terkait terbatasnya kapasitas kursi.