PT KAI Luncurkan KA Brawijaya Relasi Gambir-Malang dan KA Kertanegara Relasi Purwokerto-Malang

0

Dua kereta baru tujuan Malang, Jawa Timur mulai beroperasi pada 10 Maret 2021 kemarin. Meski keduanya milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tetapi dioperasikan oleh daerah operasional (Daop) 1 Jakarta dan Daop 5 Purwokerto. Kereta ini adalah KA Brawijaya yang berangkat dari Gambir menuju Malang dan KA Kertanegara dari Purwokerto menuju ke Malang.

Baca juga: KA Ekonomi Matarmaja, Kondang Berkat Jadi Latar Film “5 Cm”

KA Brawijaya sendiri merupakan kereta eksekutif dengan total ketersediaan tempat duduk sebanyak 400 kursi. Namun d masa pandemi hanya 280 kursi yang bisa dipesan oleh penumpang.

Kehadiran KA Brawijaya melengkapi KA Gajayana yang juga memiliki relasi Gambir – Malang. Bedanya KA Brawijaya pada pengoperasiannya tidak melalui Purwokerto – Yogyakarta tetapi akan melalui Cirebon, Semarang dan Madiun.

Sedangkan KA Gajayana melalui Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta dan Madiun. Kereta Brawijaya terdiri dari delapan kereta eksekutif dan memiliki ruang isolasi sementara jika ada penumpang yang memiliki gejala Covid-19.

“Kemudian penumpang dengan gejala tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat yang memiliki pos kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Selain itu, dalam perjalanan juga akan ada penyemprotan desinfektan setiap 30 menit sekali pada area dan perangkat yang sering disentuh banyak orang,” ujar KA Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dari siaran pers.

Sedangkan KA Kertanegara yang beroperasi dari Purwokerto menuju Malang memiliki delapan kereta dalam satu rangkaian di mana lima diantaranya kereta eksekutif dan tiga lainnya kereta ekonomi. Kereta ini memiliki kapasitas 490 kursi dengan 250 di kereta eksekutif dan 240 di kereta ekonomi.

“Dengan layanan kelas yang variatif, diharapkan dapat mengakomodir semua segmen pelanggan untuk menentukan kelas layanan yang ingin dipilihnya,” ujar PYMT manajer Humas Daop 5 Purwokerto Hendra Wahyono.

Dia menambahkan, meski penumpang bisa memilih kelas, kursi yang tersedia hanya 70 persen selama masa pandemi yang mana ini sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

“Untuk optimalisasi pendapatan angkutan penumpang dengan memanfaatkan idle searbpada relasi tertentu, makan akan diberlakukan pula tarif khusus pada KA Kertanegara yang bisa dipesan dua jam sebelum keberangkatan kereta,” ujar Hendra.

Baca juga: Sempat Mengular, KA Gajayana Priority Kini Berganti Menjadi Luxury

Untuk diketahui, kehadiran dua kereta ini tidak akan menggantikan kereta lainnya yang sudah beroperasi sebelumnya.

Leave a Reply