Rambah Aplikasi E-Commerce dan Distribusi Logistik, Garuda Indonesia Gaet Go-Jek

Garuda Indonesia

Flag carrier Garuda Indonesia dikabarkan baru saja menjalin kerja sama dengan perusahaan berbagi tumpangan (ride-hailing), Go-Jek. Dalam kerja sama ini, maskapai plat merah ini menyasar distribusi logistik dan aplikasi e-commerce kepada para pelanggan Garuda yang ada di Indonesia. Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, diharapkan kesepatakan kerja sama antara pihak maskapai dan Go-Jek bisa rampung dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: Google Gelontorkan Dana Fantastis Ke Gojek, Rp16 Triliun!

Ari juga menambahkan, hingga saat ini, proses komunikasi antar dua belah pihak sudah masuk ke dalam tahap lanjutan. Mantan Direktur Utama PT Pelindo III ini memaparkan bahwa Garuda Indonesia tengah mengembangkan teknologi baru yang berkaitan dengan e-commerce dan logistik.

Dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, kemitraan ini akan memungkinkan barang yang dipesan melalui aplikasi Gojek di satu kota di Indonesia untuk dikirimkan menuju kota lain dengan menggunakan armada Garuda Indonesia. Namun Ari enggan merinci lebih lanjut soal kerja sama ini.

Sementara itu menurut Sales & Service Manager Garuda Indonesia Makassar, Ade Nurman, pihaknya mengaku sangat excited dengan keputusan yang tengah dimatangkan oleh kantor pusat tersebut.

“Kerja sama itu saat ini dalam tahap pembicaraan. Bila ini jadi, bisa pengiriman door to door,” ungkap Ade, dikutip dari laman tribunnews.com (10/2/2019).

Sejak beroperasi pada 2011 silam di Jakarta, Go-Jek telah berevolusi dari layanan ride-hailing menjadi aplikasi ‘satu atap’ di mana pelanggan dapat melakukan pembayaran online lewat Go-Pay dan memesan semuanya, mulai dari makanan, bahan makanan hingga barang e-commerce.

Tidak hanya dengan menggunakan digital payment saja, Go-Jek juga menerima pembayaran dengan menggunakan uang konvensional. Menurut cnbcindonesia.com, Go-Jek kini menjadi perusahaan unicorn startup, atau perusahaan rintisan dengan valuasi di atas US$ 1 miliar.

Baca Juga: GoJek Rambah Empat Negara di Asia Tenggara

Masih lekang dalam ingatan, pada 1 Februari 2019 lalu, Go-Jek merampungkan fase pertama dari putaran pendanaan Seri F yang dipimpin oleh Google, JD.com, dan Tencent, serta beberapa investor lainnya termasuk Mitsubishi Corporation dan Provident Capital.