Sadar Hidupnya Tak Lama Lagi, Nenek 104 Tahun Maksa Ingin Terbang dengan Helikopter

0
Agnes Van Put, nenek 104 tahun, didampingi Anggota Dewan Kota New York, Aileen Gunther, sesaat setelah keliling kota dengan helikopter. Foto: recordonline.com

Entah apa yang ada dibenak Agnes Van Put. Nenek berusia satu abad lebih empat tahun (104) itu memaksa terbang dengan helikopter. Sadar keinginan Agnes harus dituruti, keluarga dibantu pihak terkait pun akhirnya membawanya terbang dengan bantuan pilot lokal di sekitaran rumah tinggalnya, di Sullivan County, New York, Amerika Serikat.

Baca juga: Bertukar Kursi di Penerbangan, Nenek ini Akhirnya Mewujudkan Mimpi Duduk di Kelas Satu

Dilansir recordonline.com, Agnes sebetulnya telah meminta dibawa terbang dengan helikopter sejak awal tahun lalu. Namun, karena pandemi Corona sedang mengganas di dunia, termasuk AS, sampai beberapa waktu belakangan, Anggota Dewan Kota New York, Aileen Gunther, yang mengagumi sosok Agnes sekaligus mengklaim ‘teman’ Agnes, belum bisa mewujudkan keinginannya itu.

Setelah kembali memaksa ingin mewujudkan salah satu keinginannya karena sadar umurnya tak akan lama lagi, Gunther pun mengamininya. Dengan dibantu pilot Michael Croissant, Agnes dan Gunther diajak terbang keliling Sullivan County menggunakan helikopter milik pengusaha terkenal di wilayah tersebut.

Dalam penerbangan di ketinggian sekitar 2.000 kaki itu Agnes berkesempatan melihat keindahan alam Sullivan County sambil melihat kasino Resorts World Catskills di kota Thompson, Bethel Woods, hingga rumah Aileen Gunther di Forestburgh dari ketinggian.

“Sungguh menakjubkan melihat seperti apa (daratan) dari atas,” kata Agnes Van Put saat ditanyai wartawan, tak lama setelah helikopter mendarat.

Menariknya, dari daftar keinginan Agnes di sisa umurnya itu, ia juga ingin untuk terakhir kalinya mengendarai mobil Ford Roadster keluaran 1920. Ia, yang kesehariannya menghabiskan waktu duduk di teras depan rumah sambil menikmati sup dan kue khas desa tempatnya bermukim, mengaku akan sangat senang bila sebelum hidupnya berakhir bisa duduk di kursi kemudi sambil berkeliling kota mengendari mobil tersebut.

Seiring bertambahnya usia, terkadang lansia memiliki keinginan lebih dari sekedar menghabiskan sisa umurnya. Agnes mungkin salah satunya. Selain nenek Agnes, tentu masih banyak di luar sana nenek atau lansia yang berusaha untuk mewujudkan daftar impiannya. Seperti apa yang dilakukan Jo Ann Ussery, nenek 78 tahun asal Benoit, Mississippi, Amerika Serikat (AS). Jo Ann mengaku sangat ingin mempunyai rumah tinggal dari sebuah pesawat Boeing 727 yang dimodifikasi.

Baca juga: Dengan Kocek Kurang dari Rp500 Juta, Nenek 78 Tahun Sulap Boeing 727 Jadi ‘Little Trump’

Dikutip dari mirror.co.uk, ide untuk mengubah Boeing 727 menjadi sebuah huniah idaman sebetulnya diawali dengan musibah yang menimpa Jo Ann. Saat itu, rumahnya hancur diterjang badai es beberapa tahun lalu. Menyikapi hal itu, sang kakak ipar, Bob Farrow, yang bekerja sebagai air traffic control di bandara sekitar, menyarankan agar Jo Ann membeli pesawat tersebut seharga US$2.000 atau Rp29 juta (kurs Rp15.012) untuk diubah menjadi hunian idaman.

Setelah pesawat berpindah tangan, bermodal sekitar US$30.000 atau Rp446 juta (kurs 15.012), ia pun mulai menyulapnya menjadi hunian idaman hari tua dengan berbagai fasilitas layaknya rumah pada umumnya, seperti penghangat ruangan, listrik, tiga kamar tidur, lounge, dapur, tempat cuci baju, tempat cucian piring, pendingin ruangan, oven, mesin cuci, hot-tub, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Leave a Reply