Sambut New Normal, Ada Ikon dan Kata “Senyum” Berukuran Besar di Aula Utama Stasiun Taipei

0
Aula utama Stasiun Taipei dihiasi gambar dan kata senyum dari berbagai negara (taipeitimes.com)

Di masa pandemi Covid-19 membuat banyak hal harus berubah salah satunya perilaku dalam menggunakan transportasi umum. Di mana semua penumpang yang menunggu di halte, stasiun atau bandara harus menjaga jarak mereka untuk mencegah penularan virus corona ini. Tak hanya itu, mereka juga diharapkan untuk tidak berkumpul saat menunggu kendaraan mereka tiba.

Baca juga: Taipei Hadirkan Sistem Inframerah untuk Cek Suhu Tubuh Penumpang MRT

Hal ini pun berlaku di stasiun kereta api Taipei yang melarang penumpang duduk di aula utama sebagai pencegahan penyebaran Covid-19. Namun baru-baru ini, larangan tersebut dibatalkan oleh Administrasi Kereta Api Taiwan (TRA). Bahkan mereka membuat hal baru di lantai aula utama stasiun Taipei.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman taipeitimes.com (13/7/2020), TRA memperbaharui lantai aula stasiun dengan memasang sepuluh macam decals atau stiker senyum yang berbeda. Ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa aula utama tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan semua orang dan mereka bisa mengakses fasilitas tersebut.

Tak hanya stiker bergambar senyum, tetapi stiker kata-kata “senyum” pun dibuat dalam terjemahan sepuluh bahasa yakni Mandarin, Inggris, Jepang, Korea, Prancis, Vietnam, Indonesia, Filipina, Thailand, dan Malaysia. Stiker gambar dan kata senyum ini dibuat dengan pola kotak-kotak.

“Semua decals atau stiker sudah dipasang kemarin pagi. Pola kotak-kota di aula utama sebenarnya sudah ada selama bertahun-tahun. Tetapi penggunaan ruang publik harus beragam dan harapan kami adalah orang-orang, baik mereka yang berdiri atau duduk dapat datang ke aula utama dan menemukan tempat mereka,” kata TRA.

TRA juga mengatakan, mereka akan mengeluarkan proposal tentang bagaimana aula utama harus digunakan untuk memenuhi beragam permintaan dari masyarakat. Salah satunya adalah memasang tempat duduk dan memungkinkan kelompok-kelompok non pemerintah untuk mengakses area tersebut.

“Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen kami untuk memenuhi tanggung jawab sosial dan menjadikan aula utama Stasiun Kereta Api Taipei sebagai tengara bagi keanekaragaman budaya yang ramah bagi semua orang,” katanya.

Pihak TRA menambahkan, para penyelenggara acara dipersilahkan untuk menyewa fasilitas stasiun TRA, asalkan para peserta yang hadir mengikuti pedoman jarak sosial, menggunakan masker dan mencuci tangan sesering mungkin karena Covid-19 masih ada di Taipei. Untuk diketahui, sebelum TRA membuka kembali aula utama di stasiun mereka dan menempelkan stiker gambar dan kata senyum, mereka sudah mengadakan dua kali seminar pada 26 Mei dan 3 Juni kemarin untuk mendengar kelompok-kelompok sipil, organisasi non pemerintah dan para ahli tentang bagaimana aula utama harus digunakan.

Baca juga: 15,5 Kilometer Jalur Metro Taipei Kini Sepenuhnya Otomatis

Kemudian kelompok-kelompok sipil mengadakan pertemuan mereka sendiri pada 11 Juni dan 17 Juli kemarin serta mendapatkan konsensus bahwa aula utama harus tetap terbuka untuk umum dan digunakan untuk memfasilitasi partisipasi warga negara.

Leave a Reply