Sambut Olimpiade 2020, Bandara Jepang Siapkan Kemudahan Bagi Penyandang Disabilitas

0
Jalur untuk disabilitas (pinsdaddy.com)

Terkadang penyandang disabilitas kesulitan dalam menggunakan berbagai moda transportasi. Hal ini dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung mereka untuk beraktivitas. Seperti yang terjadi di Jepang tepatnya di Bandara Internasional Kansai, ketika itu Hideto Kijima diberitahu bahwa di bandara tujuan Amami memiliki peraturan bagi penyandang disabilitas harus ada teman untuk perjalanannya alias tak boleh sendirian.

Baca juga: Panasonic Uji Coba Kursi Roda Otonom di Bandara Haned

Untungnya saat di konter check in dirinya bersama seorang rekan untuk membantu naik ke pesawat dengan Vanilla Air. Sayangnya saat harus kembali ke Kansai, dirinya hanya bisa menggunakan kursi roda hingga di bawah tangga pesawat, selebihnya Kijima harus merangkak naik dan memakan waktu tiga hingga empat menit dengan sekitar 17 langkah menggunakan tangannya.

KabarPenumpang.com merangkum dari laman asahi.com (5/8/2018), hal tersebut menjadi gejolak bagi publik dan timbul pertanyaan tentang bagaimana staf bandara menangani masalah yang membuat Kementerian Transportasi mempertimbangkan beberapa perubahan yang diperlukan. Keputusan yang dibuat nantinya untuk merevisi ketentuan dalam undang-undang yang mencakup penghapusan hambatan bagi penyandang disabilitas serta Hukum Aeronautika Sipil yang mewajibkan perusahaan penerbangan menyediakan peralatan yang diperlukan.

Sehingga para penyandang disabilitas dapat naik pesawat dimana saja di Jepang. Ada berbagai pilihan yang tersedia untuk maskapai penerbangan dalam membantu penyandang disabilitas yakni seperti alat pengangkat yang terpasang di kendaraan yang dapat diparkir di sebelah pesawat.

Hingga saat ini belum ada peraturan hukum tentang pemberian bantuan kepada penyandang cacat yang ingin naik ke bandara tanpa jembatan. Maskapai penerbangan juga harus menambahkan langkah yang mereka rencanakan untuk membantu penyandang disabilitas dalam operasional dan mendapat persetujuan dari kementerian transportasi.

Seorang profesor emeritus di Kindai University, Akihiro Mihoshi mengatakan mengharuskan maskapai penerbangan untuk menyediakan peralatan merupakan langkah besar pertama karena banyak pengguna kursi roda yang tidak jadi bepergian sendiri karena tidak bisa masuk ke pesawat.

Baca juga: Stasiun Ernakulum India, Hadirkan Fasilitas Komplit Bagi Kaum Difabel

“Juga akan ada kebutuhan untuk mengembangkan lingkungan sehingga staf yang bekerja di berbagai bandara akan dapat memberikan bantuan secara fleksibel ketika mereka melihat perlunya dukungan seperti itu,” ujar Mihoshi.

Adanya keputusan untuk memudahkan penyandang disabilitas di bandara juga untuk menghilangkan penghalang bagi penyandang disabilitas terutama saat Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade yang akan diadakan tahun 2020 mendatang.

Leave a Reply