Sambut Pengoperasian, MRT Jakarta Rilis Mobile Application dan Maskot nan Lucu!

Menjelang pengoperasiannya yang tinggal menghitung bulan, PT MRT Jakarta (PT MRTJ) mulai meluncurkan beberapa fitur yang nantinya akan menunjang pengoperasian dari jaringan Metro pertama di Indonesia ini. Pada Rabu (15/8/2018), PT MRTJ merilis maskot perusahaan yang ditunggangi oleh William Sabandar cs. ini.

Baca Juga: Kereta Pertama MRT Jakarta Sukses Uji Coba Hingga ke Stasiun Cipete

Adalah Marti, yang digambarkan sebagai anak laki-laki berusia 9 tahun yang penuh rasa ingin tahu dengan harapan cerah untuk masa depan. Hal tersebut merepresentasikan moda MRT sendiri yang nantinya akan menjadi pilihan moda transportasi yang tidak hanya bisa dinikmati oleh warga Jakarta, melainkan seluruh masyarakat.

Berdasarkan pantauan KabarPenumpang.com (15/8/2018), adapun bentuk dari Marti ini sendiri terinspirasi dari bentuk muka armada MRT Jakarta dalam versi kartun. “Melalui Marti, MRT Jakarta dapat semakin membangun interaksi dengan masyarakat calon pengguna MRT Jakarta,” tutur Corporate Secretary Division Head PT MRTJ, Tubagus Hikmatullah.

Selain Marti, PT MRTJ juga melakukan soft opening mobile application, MRT-J yang dapar diunduh di smart phone berbasis Android dan iOS.

“Adapun fungsi dari MRT-J ini adalah untuk membangun kesiapan masyarakat (public readiness) yang meliputi informasi umum tentang fitur-fitur yang ada di MRT Jakarta, kesiapan operasi (operation readiness) yang meliputi cara menggunakan MRT Jakarta, informasi jarak dan waktu tempat antarstasiun MRT Jakarta, dan etika penumpang selama menggunakan moda MRT Jakarta,” terang Hikmat. “Fungsi terakhir adalah untuk commercial engagement, yang ditujukan untuk penjualan pernak-pernik resmi MRT Jakarta,” terang President Director MRT Jakarta, William Sabandar.

Baca Juga: MRT Jakarta Adopsi Teknologi CBTC, MRT di Jepang Justru Belum

Kelak ketika sudah beroperasi, mobile application ini akan dikembangkan untuk beberapa aspek komersial lainnya seperti pembelian atau penambahan saldo tiket MRT Jakarta, “Dan pembelian produk lain yang dapat menunjang mobilitas para calon penumpang MRT di depannya,”

Pada acara yang diadakan di Atrium Utama Grand Indonesia ini, turut hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Puteri Indonesia tahun 2002, Melanie Putria. Pada kesempatan tersebut pula, Menteri Rudiantara mengatakan bahwa kehadiran aplikasi mobile, “merupakan cara baru untuk memudahkan pelayanan transportasi,”

Tidak menampik, Menteri Rudiantara pun memuji perkembangan aplikasi yang dewasa ini sudah saling terintegrasi. “Antar aplikasi kini sudah saling terintegrasi, seperti aplikasi AloDokter dan Gojek. Pasien bisa konsultasi via online dan hanya berselang dua jam berikutnya, obat yang direkomendasikan dokter bisa sampai di tangan pasien melalui aplikasi Gojek. Padahal, AloDokter sendiri tidak menyediakan fitur antar obat,” tutur Menteri Rudiantara yang melontarkan guyonan bahwa nama aplikasi yang digunakan oleh MRT Jakarta kurang catchy. Ada-ada saja ya!