Scania Rancang Bus Otonom Multiguna, Dipercaya Mampu Reduksi Tingkat Pencemaran Udara

Sumber: insideevs.com

Nampaknya semua produsen kendaraan hingga regulator transportasi tengah mempersiapkan perihal hadirnya moda transportasi masa depan – seperti halnya yang sudah mulai diterapkan oleh sejumlah perusahaan di berbagai moda, mulai dari darat, laut, hingga udara. Pada pemberitaan sebelumnya, ada produsen otomotif asal Swedia, Volvo yang rencananya akan merilis Volvo 7900 Electric Articulated Bus pada bulan Oktober 2019 mendatang, kini salah satu saingan Volvo, Scania juga dikabarkan akan segera mengimplementasikan konsep bus otonom all-new-electric yang sudah mereka rancang sebelumnya.

Baca Juga: Volvo Akan Luncurkan Electric Articulated Bus di Busworld Brussels Oktober 2019

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman insideevs.com (12/6/2019), pihak Scania yang hadir pada Global Public Transport Summit yang diadakan di Stockholm pada 10 hingga 12 Juni 2019 kemarin mengatakan bahwa konsep bus yang tengah mereka kembangkan ini diperkirakan akan mampu diimplementasikan dengan menggunakan teknologi otonom skala penuh pada tahun 2030 mendatang. Ya, moda tersebut bernama Scania NXT.

Adapun topik utama dari konsep Scania NXT ini adalah arsitektur modular, dimana konsep ini memungkinkan penggunaan platform selama 24 jam dalam tujuh hari berturut-turut (24/7) dalam berbagai modul yang berbeda – bisa menjadi bus untuk mengangkut penumpang di siang hari dan bisa juga menjadi truk di malam hari.

Sumber: insideevs.com

“Kendaraan konsep perkotaan mandiri bertenaga listrik baterai dari Scania ini dirancang dengan fleksibilitas untuk beralih dari moda pengangkut komuter dari dan ke kantor pada pagi hari, dan di sisi lain juga dapat mengangkut barang di siang hari dan mengumpulkan sampah di malam hari,” ujar salah satu pihak Scania ketika menjelaskan tentang peranan yang dapat dilakukan oleh Scania NXT ini.

Scania NXT ini sendiri kelak akan memiliki panjang sekira 8m, yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas 162 kWh yang tersimpan di bawah lantai kabin. Moda yang mampu mengarungi jarak hingga 245km ini memang hanya menyediakan 20 bangku, namun secara keseluruhan, ruang kabin dapat mengangkut hingga 55 penumpang.

Baca Juga: Lebih Dulu dari BYD, Scania Kirim Bi-Articulated Bus ke Brasil

Jika ditelaah lebih mendalam lagi, hadirnya moda seperti Scania NXT ini memang memiliki fungsi yang lebih dari hanya sekedar bus pengangkut penumpang saja – dimana ini akan berimbas pada penggunaan lebih sedikit moda (bisa merangkap menjadi bus penumpang di siang hari dan pengangkut sampah di malam hari). Dengan begitu, jumlah kendaraan yang ada di jalanan dapat diminimalisir dan secara otomatis tingkat polusi udara juga dapat direduksi secara perlahan.