Sejak Februari 2020, 99,9 Persen Penumpang Qatar Airways Bebas Covid-19

0
Awak kabin Qatar Airways gunakan kostum hazmat (Istimewa)

Maskapai penerbangan mulai kembali melebarkan sayapnya meski pandemi Covid-19 masih melanda dunia. Salah satu maskapai yang kini sudah beroperasi kembali secara normal adalah Qatar Airways. Maskapai ini telah mencatatkan lebih dari 99,988 persen penumpang yang terbang dengan mereka bebas Covid-19. Di mana bila dipresentasekan hanya kurang dari satu persen penumpang terkonfirmasi positif virus tersebut.

Baca juga: Susul Singapore Airlines, Qatar Airways Luncurkan Menu Vegetarian

Bahkan sampai saat ini awak kabin yang terinfeksi di dalam pesawat hanya 0,002 persen. Jumlah tersebut tercatat sejak Qatar Airways memperkenalkan APD lengkap pada awak kabin bulan Mei lalu serta face shield untuk seluruh penumpang.

“Statistik terbaru ini adalah bukti bahwa melalui penerapan langkah-langkah yang tepat, seperti pemberlakuan prosedur keselamatan dalam kabin, kebersihan, dan pembatasan jarak fisik yang ketat di bandara, begitu pula dengan kepatuhan terhadap persyaratan masuk dan tes dari otoritas setempat, penumpang tak perlu resah soal melakukan perjalanan udara,” ujar Chief Executive Qatar Airways Group, Akbar Al Baker yang dikutip dari keterangan tertulis.

Dia mengatakan, sejak awal merebaknya Covid-19, mereka sudah menerapkan program pemantauan, deteksi virus dan kebersihan dalam kabin paling ketat di kalangan komunitas penerbangan global. Sebab sebagai industri penerbangan, Baker menyebutkan, mereka ingin sektor ini dapat kembali pulih dengan menjamin keselamatan dan perlindungan bagi penumpang dari keberangkatan hingga kedatangan di semua maskapai penerbanga.

Baker menjelaskan, pendekatan berbasis risiko mendorong kami untuk menerapkan sejumlah langkah tambahan, seperti pemberlakuan tes PCR untuk penumpang yang berangkat dari negara-negara ‘berisiko tinggi’, juga penggunaan sistem penyaringan udara HEPA tercanggih dalam pesawat. Hal ini merupakan tambahan dari Sistem Kabin Ultraviolet Honeywell yang baru-baru ini diperkenalkan yang dioperasikan oleh Qatar Aviation Services sebagai langkah tambahan saat pembersihan armada pesawat mereka.

Ini juga sekaligus menjadi bukti komitmen Qatar Airways dalam menyempurnakan praktik keselamatannya. Qatar Airways pun telah menerapkan segala upaya yang mungkin dilakukan untuk melindungi awak kabin dan karyawan dari paparan hingga penularan melalui pelatihan pencegahan penularan dalam pesawat yang diberikan oleh spesialis serta pengenalan seragam penerbangan APD lengkap di bulan Mei kemarin.

“Langkah yang kami ambil ini sukses menghapuskan risiko penularan hingga saat ini. Setelah pemberlakuan langkah-langkah penting tersebut, kami berhasil melaporkan bahwa 99,988 persen di antara lebih dari 4,6 juta penumpang yang terbang bersama kami terdeteksi bebas COVID-19 sejak Februari 2020. Di samping itu, kurang dari satu persen dari lebih dari 37 ribu penerbangan Qatar Airways telah terkonfirmasi membawa penumpang yang terinfeksi,” tambahnya.

Baker menyebutkan, studi IATA terbaru menukan satu dari 27 juta penumpang tertular Covid-19 di dalam pesawat. Sehingga dirinya berharap penumpang dapat bepergian dengan tenang ketika mengetahui bahwa terbang akan terus menjadi bentuk perjalanan yang paling aman.

“Meskipun angka ini rendah, kami akan terus memantau dengan saksama perkembangan global dalam upaya mengendalikan penyebaran COVID-19, juga bekerja sama dengan otoritas kesehatan setempat untuk mendukung aktivitas pelacakan setiap kali ada kasus positif terkonfirmasi dengan subjek penumpang yang terbang bersama kami dalam rentang waktu masa inkubasi. Sebagai sebuah industri, selayaknya kami tetap waspada dan tidak mudah berpuas diri namun tetep memastikan penerapan prosedur keselamatan serta keamanan yang ketat demi menghapus kekhawatiran para penumpang, baik mereka yang hendak pulang ke rumah mereka atau, mengunjungi kerabat atau sanak saudara, atau berekreasi,” tambahnya.

Baca juga: Dear Guru, Qatar Airways Bagikan 21 Ribu Tiket Gratis Tujuan ke Seluruh Dunia! Simak Cara Dapatkannya

Menurut data terbaru IATA, Qatar Airways berhasil meraih predikat sebagai maskapai internasional terbesar selama April hingga Juli dengan memenuhi misinya untuk mengantar para penumpangnya pulang ke rumah masing-masing. Hal itu lantas makin mendorong maskapai untuk memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang dari segi keselamatan dan keandalan serta mampu memulihkan jaringan pelayanan secara efektif. Maskapai kami telah menerapkan protokol keselamatan dan kebersihan yang paling ketat, baik di dalam pesawat maupun di Hamad International Airport.

Leave a Reply