Selain Manjakan Penumpang, Layanan Virtual Reality Buka Peluang Peningkatan Laba Maskapai

Sumber: istimewa

Perkembangan zaman yang semakin menggiring setiap orang untuk jadi pribadi yang serba digital ternyata dapat dimanfaatkan oleh sejumlah sektor usaha guna meraup keuntungan lebih dalam lagi, seperti digitalisasi di pasar aviasi global ini tidak hanya menyasar zona pengoperasian saja, melainkan juga di sistem hiburan untuk penumpang (in-flight entertainment/IFE). Salah satu digitalisasi yang kini tengah ramai diperbincangkan adalah adopsi teknologi Virtual Reality (VR).

Baca Juga: Virtual dan Augmented Reality Ubah Pengalaman Penumpang di Udara

Perusahaan periset pasar yang bermarkas di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, Frost & Sullivan menganalisis bahwa investasi di IFE akan meningkatkan dividen yang cukup signifikan bagi maskapai penumpang. Bagi mereka yang berada di luar industri, peningkatan sistem hiburan VR ke dalam penerbangan mungkin tampak seperti pengeluaran modal yang signifikan, tapi pada kenyataannya, itu jauh lebih murah ketimbang meningkatkan sistem IFE seatback yang ada.

Lalu, poin-poin apa saja yang dapat meningkatkan dividen maskapai pengguna IFE berbasis VR ini? Berikut KabarPenumpang.com himpun sejumlah keuntungan, sebagaimana yang dikutip dari laman techwireasia.com (27/2/2019).

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
Jika penumpang sudah puas dengan pelayanan prima dari sebuah maskapai, maka bukan tidak mungkin jika ia akan kembali menggunakan layanan tersebut bersama dengan kerabat terdekat dan keluarganya. Asa inilah yang tercipta jika sebuah maskapai menerapkan IFE berbasis VR, dimana seperti yang kita ketahui bersama, VR kini tengah naik daun dan digandrungi oleh berbagai kalangan.

Pendapatan Tambahan dari Penumpang “Baru”
Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, harapan yang tercipta ini akan terus diperjuangkan oleh pihak maskapai. Sudah bukan rahasia lagi jika pihak maskapai akan terus memperjuangkan margin keuntungan walaupun hanya setipis ‘kue wafer’. Dengan biasa pemasangan yang terbilang lebih hemat ketimbang IFE seatback biasa, maka sudah sewajarnya jika pihak maskapai akan terus memperjuangkan margin tersebut.

Baca Juga: Inilah Para Pengguna Augmented Reality di Industri Dirgantara

Pendapatan Tambahan dari Iklan
Jika ada sarana hiburan baru, maka sudah barang tentu ini akan menjadi celah baru bagi para pebisnis untuk memasangkan iklan produk mereka di sarana tersebut. Tinggal pihak maskapai menyeleksi saja, mana perusahaan yang berani mematok harga tinggi, mana yang tidak. Pendapatan tambahan lagi, bukan?