Angkutan mudik Lebaran 2026 lebih didominasi dengan kersta reguler penumpang yang mengantarkan pemudik menuju ke tempat tujuan. PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Divisi Regional (Divre) 1 Sumatra Utara salah satu wilayah memiliki dampak dari arus mudik tersebut cukup signifikan bagi masyarakat sebagai pengguna kereta api.
Bahkan, KAI wilayah tersebut telah mengalokasikan total 2.700 tiket diskon 30 persen untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Tentunya, program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kemudahan perjalanan bagi masyarakat selama masa mudik Lebaran. Serta dapat memfasilitasi warga yang merencanakan perjalanan lebih hemat sekaligus bebas macet.
Selain angkutan penumpang, KAI wilayah Divre 1 Sumatra Utara juga tetap mengoperasikan angkutan barang yang terus beroperasi selama arus mudik Lebaran 2026. Karena masa angkutan lebaran ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 11 Maret hingga 1 April 2026. Adapun keputusan itu diambil untuk menjamin kelancaran distribusi logistik serta ketersediaan pasokan energi di wilayah Sumatra Utara, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat tajam.
Menurut Plt Manager Humas KAI Divre 1 Sumatra Utara, Anwar Yuli Prastyo, yang dirangkum laman Antara menjelaskan bahwa peran kereta api tidak hanya vital untuk layanan mudik penumpang, tetapi juga menjadi tulang punggung dalam menjaga rantai pasok komoditas. Hal ini krusial untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia di tengah kepadatan arus mudik.
Operasional angkutan barang KAI Divre 1 Sumatra Utara akan berjalan penuh guna menyokong berbagai aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Konsistensi dalam layanan ini sangat penting agar kebutuhan pokok dan komoditas unggulan tetap tersedia bagi masyarakat. Anwar Yuli Prastyo menegaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan di tengah lonjakan pergerakan masyarakat.
Salah satu prioritas utama dalam layanan angkutan barang ini adalah pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM). KAI Divre 1 Sumatra Utara mengoperasikan hingga tiga perjalanan setiap harinya, mengangkut 48 gerbong dengan total kapasitas mencapai 1.632 kiloliter. Distribusi BBM ini melayani rute strategis dari Labuhan menuju Kisaran serta Siantar.
Selain BBM, distribusi logistik juga didukung oleh pengiriman 19.994 ton petikemas serta 8.045 ton crude palm oil (CPO). Komoditas-komoditas ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan industri lokal maupun untuk tujuan ekspor, berkontribusi pada perputaran roda ekonomi di Sumatra Utara. KAI terus berupaya menjaga kelancaran pasokan ini.
Fokus utama KAI Divre 1 Sumatra Utara tetap pada aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan di seluruh lintas pelayanan kereta api. Ini adalah prinsip yang selalu dipegang teguh oleh perusahaan. Dengan distribusi logistik yang terjaga, KAI berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan mudik Lebaran dengan nyaman tanpa kendala pasokan kebutuhan pokok. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan ekonomi KAI dalam mendukung kelancaran perayaan hari besar keagamaan.
Bukan Sekadar Tanda, Simbol ‘Lingkaran’ Ini Sudah Sudah Melegenda di Gerbong Kereta Barang
