Silverpilen, Legenda Kereta Hantu Milik Warga Stockholm

Kereta Silverpilen (Wikipedia)

Berapa banyak cerita kereta hantu di dunia? Mungkin tidak terlalu banyak, salah satunya di Indonesia terkhusus warga Jakarta dan sekitarnya. Ya, kereta hantu Manggarai, merupakan cerita terfenomenal yang pastinya tak asing lagi di telinga warga Jakarta.

Baca juga: Manggarai, dari Tempat Budak Hingga Menjadi Stasiun Terbesar di Jakarta

Tapi, ternyata bukan hanya di Jakarta yang punya kereta hantu, negara Swedia tepatnya di kota Stockholm juga memiliki kisahnya sendiri. KabarPenumpang.com mengumpulkan dari beberapa laman sumber kisah tentang kereta Silverpilen yang dikabarkan sering beroperasi pada tengah malam.

Kereta ini disebut Silverpilen karena di cat berwarna perak dan berbeda dari kereta Swedia pada umumnya yang berwarna hijau terang. Silverpilen sendiri dalam bahasa Swedia diartikan sebagai kereta peluru perak.

Stasiun Kymlinge

Kereta ini dibuat pada tahun 1960 dengan delapan gerbong. Uniknya kereta ini dirancang sedikit berbeda dengan kereta lainnya, dimana pintu harus digeser untuk membukanya.

Pada masanya kereta ini dulu belum begitu terkenal dikalangan penduduk lokal sampai kereta komuter berekspansi di Stockholm. Dimana jaringan baru dibuat dan stasiun Kymlinge pun didirikan untuk melayani penumpang di wilayah yang baru berkembang.

Sayangnya stasiun tersebut tidak pernah beroperasi hingga kini dan bangunannya dibiarkan terbengkalaian begitu saja. Hingga akhirnya stasiun tersebut berubah menjadi menyeramkan dan disebut stasiun hantu oleh warga lokal.

Kisah kereta Silverpilen ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika terlihat mengular pada tengah malam di kereta. Sebab beberapa penumpang mengatakan, kereta ini sering mengambil penumpang dan mereka yang naik tidak akan turun lagi.

Tetapi beberapa penumpang yang pernah naik kereta itu tengah malam dan kembali mengaku sempat hilang dan tiba di pemberhentian beberapa bulan kemudian. Ini bisa dikatakan keberuntungan, sebab bila diturunkan di stasiun Kymlinge mereka tidak akan pernah terlihat atau kembali lagi.

Baca juga: Legenda Kereta Hantu Manggarai, Antara Fakta dan Mitos

Ada pepatah lokal Swedia yang populer tentang stasiun Kymlinge ini “Bara de doda stiger av I Kymlinge” yang artinya hanya orang yang mati yang turun di stasiun Kymlige.

Kereta ini terdiri dari delapan gerbong tetapi sudah berhenti beroperasi sejak tahun 1996 dan rangkaiannya tersebar di berbagai lokasi. Ada dua yang masih bisa dilihat para pelancong yakni di depo kereta tersebut tepatnya di kota Hagglund dan di Akademi Kepolisian kota Stockholm sedangkan sisanya sama sekali tidak diketahui keberadaannya.