LRT Palembang Diminati Pemudik Kala Libur Lebaran

(Tribunnews.com)

Jakarta punya Mass Rapid Transit (MRT) yang mana masa libur Lebaran masyarakat banyak menggunakannya dan bagaimana dengan Palembang yang punya Light Rail Transit (LRT)? Apakah warga Sumatera Selatan juga antusias naik LRT di Palembang?

Baca juga: Load Factor Rendah, Akankah LRT Palembang Senasib dengan MRT Malaysia?

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, ternyata ada lonjakan juga terjadi pada penumpang LRT Palembang di hari kedua Lebaran yakni pada 6 Juni 2019. Tak hanya itu, jumlah penumpang tertinggi pun tercatat pada 7 Juni dimana mencapai 22.709 penumpang.

Bahkan arus balik pelancong yang datang ke Palembang pada musim Lebaran diprediksi akan meningkatkan penumpang hingga 9 Juni 2019 kemarin. Adapun pada 3 Juni penumpang LRT sebanyak 8375, 4 Juni 7150, 5 Juni ada 4516 dan 6 Juni 15.296.

Meningkatnya jumlah pengguna LRT membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mengoperasikannya mulai menambah jumlah operasional menjadi 58 perjalanan hingga pukul 20.32 WIB setiap harinya mulai 7 Juni 2019 kemarin. Penambahan jumlah operasional ini naik sebanyak enam perjalanan dari yang sebelumnya 52 perjalanan.

“Mulai 7 Juni 2019 LRT Sumsel ditambah 6 perjalanan sehingga waktu operasional LRT mulai jam 04.48 WIB sampai jam 20.32 WIB, dengan keberangkatan terakhir dari stasiun

Bandara pukul 19.30 WIB tiba di stasiun DJKA pukul 20.32 WIB,” ujar Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti.

Diharapkan dengan penambahan jumlah perjalanan akan lebih meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT dan menjadikan LRT Sumsel sebagai bagian penting dalam sistem transportasi publik masa depan masyarakat kota Palembang. Adapun dengan penambahan jadwal perjalanan, waktu operasional LRT akan dimulai pukul 04.48 WIB.

Sementara itu, keberangkatan terakhir dari Stasiun Bandara Palembang ialah pukul 19.30. Kereta dijadwalkan tiba di stasiun DJKA pukul 20.32 WIB. Aida juga menjelaskan, penambahan jadwal tersebut merupakan suatu komitmen KAI dalam mengembangkan transportasi massal untuk mengurangi kemacetan. Selain itu, KAI juga berharap melalui hal tersebut juga mampu menigkatkan minat masyarakat dalam menggunakan LRT.

“Apalagi saat ini LRT Sumsel telah terintegrasi dengan bis Damri dan Trans Musi,” ujarnya.

Baca juga: Tahun 2019, LRT Palembang Alami Perbaikan Waktu Tempuh dan Tunggu

Secara total dari awal operasi 23 Juli 2018 sampai 1 Juni 2019, LRT Sumsel telah mengangkut sebanyak 1.683.318 penumpang. Stasiun Ampera, stasiun DJKA, stasiun Bandara, dan Bumi Sriwijaya menjadi yang paling ramai dikunjungi penumpang.