Tidur Selonjoran di Kelas Ekonomi Jarak Jauh, Garuda Indonesia Tawarkan Economy Sleeping Comfort

(Instagram @garuda.indonesia)

Penerbangan langsung jarak jauh Jakarta – London kini menjadi kebanggan bagi maskapai nasional Garuda Indonesia, dengan armada Boeing 777-300ER (Extended Range), penerbangan Jakarta – London dapat ditempuh dalam 16 jam 45 menit. Untuk melayani rute jarak jauh tersebut, Garuda Indonesia menawarkan kursi di kelas bisnis dan kelas ekonomi.

Baca juga: 22 Januari 2019, Garuda Indonesia Terbang Langsung ‘One Way’ dari London ke Denpasar

Di kelas bisnis berkapasitas 26 kursi, sementara kapasitas di kelas ekonomi dengan 367 kursi. Yang menjadi tantangan saat ini adalah, tingkat kerisian dalam penerbangan 3x seminggu ini, load factor harus memadai agar didapat keuntungan dalam penerbangan yang tanpa transit ini.

Nah, guna memaksimalkan tingkat keterisian kursi, sekaligus juga menawarkan kenyamanan ‘lebih’ bagi penumpang di kelas ekonomi, Garuda Indonesia baru-baru ini membuat terobosan dengan menghadirkan inovasi layanan baru yang disebut ESCort (Economy Sleeping Comfort) dan Premium untuk rute Jakarta-London serta Bali-London. Apa saja sih yang didapat dengan memilih dua kelas ini?

Layanan ESCort dihadirkan untuk penumpang dengan pengalaman yang lebih nyaman selama penerbangan jarak jauh. Dimana penumpang bisa berbaring di satu baris kursi (terdiri dari 3 kursi) kelas ekonomi yang ditambahkan dengan kasur matras, bantal dan selimut yang dipilih secara khusus.

Tak hanya itu, penumpang juga diberikan bagasi gratis hingga 40 kg, pelayanan yang didapat pun setara kelas bisnis yakni makanan, perlengkapan, penanganan bagasi, voucher WiFi senilai US$5 atau Rp696 ribu. Kemudian juga akan mendapat miles khusus sebanyak 200 persen dari yang biasanya didapat di kelas-kelas lainnya.

Sedangkan untuk layanan Premium penumpang tetap duduk di kelas ekonomi, namun ruang kursi lebih luas. Untuk ukuran berat barang bagasi, pelayanan dan lainnya juga hampir sama dengan kelas ESCort. Tetapi yang berbeda adalah miles yang didapat yakni 150 persen.

“Pelayanan yang mulai dihadirkan pada Selasa (5/2/2019) merupakan layanan baru dan merupakan terobosan bagi maskapai dserta bagian dari upaya untuk memenuhi permintaan pelanggan sambil tetap kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat di antara perusahaan penerbangan,” kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan mengatakan yang dikutip dari thejakartapost.com (5/2/2019).

Baca juga: Mulai 13 Desember, Garuda Indonesia (Kembali) Buka Penerbangan Langsung Jakarta-London

Ikhsan mengatakan, Garuda akan terus menjadi kreatif dan inovatif dalam merebut pasar terutama untuk rute London. Layanan telah tersedia untuk pemesanan melalui semua saluran langsung maskapai, termasuk situs web, aplikasi seluler dan call center, sejak 26 Januari dengan sekitar 24 kursi yang tersedia untuk ESCort dengan harga Rp28 juta (U$2.001) ke atas, dan 30 kursi tersedia untuk ekonomi Premium, dengan harga mulai dari Rp21 juta.

Namun, beberapa netizen justru mempertanyakan aspek safety pada tiga kursi yang disatukan sebagai ‘tempat tidur,’ meski penumpang diberi alas berupa matras, tapi bagaimana dengan safety belt-nya? Sebab meski dalam posisi tidur safety belt dianjurkan tetap harus dipasang untuk mengantisipasi dampak turbulensi yang bisa datang sewaktu-waktu.