Tingkatkan Keamanan Siber, Airbus Luncurkan Program Pendekatan Human-Centric

Airbus A380. Sumber: The Independent

Guna meningkatkan efektivitas keamanan siber yang ada di tubuh perusahaan, manufaktur kedirgantaraan ternama asal Eropa, Airbus dikabarkan telah mengumumkan peluncuran program human-centric cybersecurity accelerator. Kelak, program ini akan berisikan tim yang terdiri dari para ahli human factor dan psikologi kognitif yang akan berkolaborasi dengan National Cyber Security Center (NCSC) dan berbagai mitra lainnya. Menurut Airbus, program ini akan melakukan pendekatan human-centric untuk meningkatkan efektivitas keamanan tersebut.

Baca Juga: Hacker Cina Manfaatkan Airbus Guna Dapatkan Dokumen Beberapa Perusahaan Dirgantara

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman infosecurity-magazine.com (13/11), program ini akan menawarkan kesempatan bagi para mahasiswa yang memenuhi kualifikasi, dimana mereka nantinya memiliki peluang untuk berkolaborasi dengan tim peneliti dan bisnis untuk membantu menjadikan Inggris sebagai salah satu tempat teraman untuk melakukan bisnis di dunia maya.

Peluncuran program human-centric cybersecurity accelerator ini merupakan rangkaian lanjutan dari pembukaan Airbus Cyber Innovation Hub yang dirilis pada April 2019 kemarin di Newport. Mungkin ini merupakan salah satu langkah preventif dari Airbus mengingat beberapa waktu yang lalu sistem internal mereka pernah mendapatkan serangan siber dari pihak anonim yang diduga merupakan oknum dari Tiongkok.

“Dengan serangan yang semakin canggih yang dicoba setiap hari, tidak mungkin untuk melindungi setiap pengguna dari setiap serangan siber. Oleh karena itu kami perlu berpikir secara berbeda dan mengidentifikasi cara-cara keamanan untuk bekerja dengan orang-orang dan organisasi, untuk melindungi dengan lebih baik terhadap serangkaian ancaman tersebut,” ujar Dr. Kevin Jones, kepala petugas keamanan dan informasi Airbus.

“Dengan alat dan pendekatan yang tepat, karyawan dapat menjadi penghubung terkuat dalam pertahanan siber milik perusahaan. Tugas kami bertujuan untuk menempatkan pendekatan human-centric di jantung keamanan perusahaan dan kami ingin mendengar dari para peneliti dan organisasi serupa yang tertarik untuk terlibat dengan Accelerator baru ini,” sambungnya.

Baca Juga: Airbus Duga Cina Jadi Dalang di Balik Insiden Serangan Cyber

Direktur teknis NCSC, Dr. Ian Levy mengatakan bahwa inisiatif baru ini disambut baik dan ia mengakui betapa pentingnya pendekatan multidisiplin dengan menempatkan orang-orang di pusat pengembangan keamanan siber.

“Di NCSC, kami menyadari peran vital yang harus dimainkan karyawan dalam ketahanan dunia maya organisasi dan kami senang berkolaborasi dalam program ini,” ujar Dr. Ian.