Tujuh Alasan Mengapa Terbang dari Bandara Kecil Lebih Murah dan Cepat

0
Ilustrasi pemeriksaan bandara besar yang repot dan berlapis-lapis. Sumber: Channel News Asia

Di masa-masa normal, terbang dari bandara besar amat melelahkan, mulai dari antrean check-in, pemeriksaan bagasi, lewati pos pemeriksaan dua sampai tiga kali, jarak dari gate masuk bandara ke boarding gate sampai ke jetway, lounge penuh, susah mendapat kursi untuk duduk, dan lain sebagainya.

Baca juga: Luggage Wrapping di Bandara, Seberapa Besarkah Perannya Untuk Melindungi Koper Anda?

Sudah begitu, berbagai tarif seperti parkir sampai airport tax di bandara besar juga lebih mahal dibanding bandara-bandara kecil. Jika dirinci, ada sekitar tujuh alasan mengapa penumpang bisa lebih menguntungkan saat menghindari terbang dari bandara besar dan memilih terbang dari bandara kecil. Dilansir The Point Guy, berikut ulasannya.

1. Parkir lebih murah atau bahkan gratis

Parkir lebih murah atau gratis pada bandara-bandara kecil memang nyata adanya. Sekalipun ada Perda terkait tarif parkir di gedung-gedung, termasuk di bandara, tetapi, tetap saja, pada bandara kecil dan besar tarifnya berbeda.

2. Biasanya lebih dekat dengan rumah

Bandara kecil umumnya dimungkinkan berada di tengah kota. Adapun bandara-bandara besar, lebih sering berada di pinggir laut atau pesisir mengingat tingginya frekuensi penerbangan. Berada di pusat kota, itu berarti bandara kecil besar kemungkinan lebih dekat dicapai dibanding bandara besar.

3. Rute lebih nyaman

Maskapai LCC pada umumnya terbang dari bandara yang lebih kecil dan sisanya dari bandara besar. Karena frekuensi penerbangan bandara kecil tidak lebih besar dibanding bandara besar, sudah pasti rute yang ditempuh pun lebih merdeka ketimbang rute keberangkatan dari bandara besar.

4. Perjalanan menuju bandara lebih lancar

Frekuensi penerbangan rendah sudah pasti kendaraan yang menuju bandara kecil juga lebih rendah dibanding bandara-bandara besar. Itu berarti, area luar dan dalam bandara bisa dibilang jarang terjadi kemacetan dibanding bandara besar.

5. Lebih mudah mencari bagasi

Saat tiba di bandara tujuan penumpang sudah pasti menuju conveyer belt untuk mengambil bagasi. Tetapi, di bandara-bandara besar, terlebih bandara besar yang tak disokong teknologi terkini, menemukan bagasi adalah perkara sulit.

Di samping banyaknya conveyer belt dan sibuknya penerbangan, memungkinkan ada conveyer belt yang beroperasi di waktu bersamaan, besarnya bandara juga membuat proses pencarian bagasi dan akses menuju conveyer beltnya lebih sulit dibanding bandara kecil.

Baca juga: Teknologi Skrining Baru di Bandara: Tak Perlu Lepas Sepatu!

6. Harga makanan dan minuman lebih murah

Bagi penumpang yang tak membawa perbekalan berupa makanan dan minuman, tentu tak ada pilihan lain kecuali membelinya di bandara. Celakanya, belanja di bandara besar jauh lebih mahal dibanding bandara kecil.

7. Lebih mudah menggapain keluar-masuk bandara

Ukuran bandara yang kecil menjadikan aktivitas keluar masuk di bandara kecil jauh lebih mudah dan cepat.