Uber Rilis Fitur Meditasi di Jalan, Hasil Kerja Sama dengan Calm

Ilustrasi Meditasi di Mobil. Sumber: gizmodo.co.uk

Dapat Anda bayangkan bagaimana Anda memulai rutinitas setiap harinya? Kerjaan yang menumpuk, deadline yang memburu, pancaran lampu rem kendaraan yang selalu menghiasi di kala peak hours, dan semua ini melelahkan, bukan? Terlepas dari moda yang Anda gunakan, apakah itu kendaraan pribadi atau layanan ride-hailing, namun siapapun jika terperangkap macet, seolah menjadi pemicu yang tepat untuk meningkatkan kadar stress seseorang.

Baca Juga: Uber Berlakukan Sistem Denda Bagi Penumpang yang Terlambat

Sadar betul akan problematika yang dihadapi oleh para penggunanya, perusahaan berbagi tumpangan asal San Francisco, Uber meluncurkan fitur latihan meditasi bagi penumpang di dalam armadanya. Para penumpang layanan Uber dapat menggunakan fitur hasil dari kerja sama Uber dengan perusahaan pelayanan Calm ini, terutama ketika jalanan tengah tersendat.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman gizmodo.com, para penumpang Uber akan mendapatkan pilihan untuk memilih durasi waktu meditasi selama perjalanan, mulai dari tiga menit, lima setengah menit, 12 menit 20 detik, hingga 30 menit, tergantung lamanya perjalanan Anda. Ternyata, fitur meditasi ini tidak hanya tersedia bagi para penumpang saja, pun dengan para pengemudi yang juga memiliki kesempatan untuk melakukan meditasi selama tiga menit. Persisnya fitur meditasi ini hadir dalam wujud headset yang memperdengarkan irama meditasi.

Adapun latar belakang Uber meluncurkan fitur ini adalah perusahaan menemukan 37 persen orang yang terlalu kelelahan ketika berkendara melalui sebuah survei yang mereka lakukan. Tidak hanya itu, sebanyak 56 persen dari 2000 responden menyalahkan pekerjaan mereka yang terlalu berat hingga pada akhirnya menyebabkan mereka stress, sedangkan 31 persen lainnya menyatakan bahwa stress muncul ketika mereka merasa kelelahan.

“Dalam kesibukan sehari-hari, kita mudah kehilangan keseimbangan. Gaya hidup kita yang sibuk membuat kita cemas dan lelah. Jadi, jika kita dapat meluangkan sedikit waktu untuk bermeditasi, kita akan merasa lebih santai, fokus, dan produktif,” ujar Head of Mindfulness dari Calm, Tamara Levitt.

Senada dengan Tamara, seorang juru bicara dari Uber pun mendukung setiap penumpangnya untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat, yaitu dengan cara bermeditasi.

Baca Juga: Lewat Aplikasi, Uber Wajibkan Pengemudi Untuk Istirahat Setelah 12 Jam Beroperasi

“Sekitar 54 persen orang menggunakan waktu mereka di Uber untuk melihat email, media sosial, dan berita di ponsel mereka, jadi pada perjalanan Uber Anda berikutnya, lepaskan pekerjaan Anda sejenak untuk bersantai dengan cara bermeditasi,” tutur pihak Uber.

Jika tidak ada aral melintang, Uber siap untuk merilis fitur ini dalam beberapa bulan ke depan.