Uber Berlakukan Sistem Denda Bagi Penumpang yang Terlambat

Bagi Anda yang hendak bepergian ke Singapura dan berencana untuk menggunakan jasa transportasi berbasis aplikasi seperti Uber, ada baiknya Anda tidak terlambat tiba di titik penjemputan, karena pihak Uber Singapura mulai menerapkan denda bagi penumpang yang terlambat. Penerapan aturan baru ini mesti dilandasi oleh berbagai alasan, salah satunya yang paling vokal adalah karena pihak pengemudi terlalu lama menunggu penumpangnya, dan hal tersebut dapat merugikan sang pengemudi.

Baca Juga: Travis Kalanick dan Garrett Camp, Dua Inovator Dibalik Nama Besar Uber

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman straitstimes.com (4/10/2017), setiap penumpang yang mengalami keterlambatan akan dikenakan biaya tambahan seharga Sin$ 20 sen per menit jika pengemudi sudah menunggu di lokasi penjemputan selama tiga menit. Biaya keterlambatan tersebut harus langsung dibayarkan kepada pengemudi ketika Anda hendak membayar keseluruhan biaya perjalanan. Lalu, bagaimana jika penumpang terlambat namun tidak mencapai tiga menit? Penumpang harus tetap membayar biaya keterlambatan mereka senilai Sin$ 10 sen.

Dalam laman jejaring sosial, Facebook, pihak Uber Singapura menunggah sebuah postingan yang berisikan pemberitahuan tentang pemberlakuan peraturan baru ini dann alasan mereka mengeluarkan maklumat ini. “Tujuan kami adalah untuk memberikan pengalaman baru kepada setiap pengemudi kami, selain itu, penerapan biaya tunggu ini merupakan semacam biaya pengganti operasional mereka,” tulisnya di Facebook.

Layaknya notifikasi yang diterima ketika ada pengemudi yang mengambil orderan kita, begitupun halnya dengan pemberitahuan tentang biaya tunggu yang mulai berjalan. Uber sendiri kembali menganjurkan kepada para penumpang agar hanya melakukan pemesanan jika mereka sudah berada di dekat titik penjemputan. Biaya Sin$ 20 sen per menit berlaku untuk layanan UberX saja. Biaya ini akan lebih tinggi untuk layanan premium Uber, seperti UberEXEC, pilihan mobil mewah, dan UberXL, untuk memesan mobil berukuran lebih besar yang bisa menampung hingga enam penumpang.

Baca Juga: Hindari Penyalahgunaan Nomer Ponsel, Uber Siapkan Fitur Chat di Dalam Aplikasi

Untuk UberEXEC, biaya tunggunya adalah Sin$ 45 sen per menit, sedangkan untuk UberXL, harganya Sin$ 35 sen per menit. Uber juga menyatakan di situsnya bahwa biaya tunggu tersebut berlaku kelipatan, tetapi tidak dijelaskan secara mendetail.

Sementara itu, pesaing Uber, Grab, pun menerapkan peraturan yang sama, hanya nominalnya saja yang berbeda. Di Grab, setiap penumpang yang terlambat lebih dari lima menit, akan dikenakan biaya tambahan senilai Sin$ 3. Tidak hanya itu, kedua layanan transportasi berbasis aplikasi ini juga memberlakukan sistem denda bagi siapa saja yang membatalkan pemesanan selama tiga kali dalam seminggu. Nominal yang dikenakan dalam kasus ini adalah Sin$ 5.