Uji Pemindai “Walk Through,” Bandara Cardiff Jamin Potong Antrean Plus Tingkatkan Keamanan

0
Ilustrasi alat pemindai. Sumber: scmp.com

Sebuah alat pemindai super sensitif yang akan ‘menguak’ berbagai ancaman keamanan tersembunyi diketahui tengah diuji coba di Bandara Cardiff di Inggris beberapa waktu yang lalu. Adapun alat pemindai berjenis walk-through ini menggunakan teknologi ruang angkasa yang akan menggambarkan panas tubuh manusia – hasil kolaborasi antara Sequestim Ltd. (sebuah perusahaan keamanan) dan ilmuwan dari Universitas Cardiff.

Baca Juga: Pemindai Generasi Baru Siap Deteksi Laptop di dalam Tas

Proses computer learning yang juga menjadi bagian dari alat pemindai ini memungkinkan petugas keamanan untuk membedakan antara ancaman dan bukan, tanpa penumpang harus berhenti atau menanggalkan pakaian mereka. Berdasarkan lansiran KabarPenumpang.com dari laman phys.org (4/12/2018), Bandara Cardiff sendiri mengakomodasi 12 juta penumpang setiap harinya dengan 120.000 penerbangan yang tersedia.

Teknologi ini juga dipercaya mampu memotong antrean di terminal bandara, dimana ini akan berimplikasi pada keefektifan sistem keamanan dan mampu membantu menjaga penumpang tetap aman dari beragam ancaman.

“Jumlah penumpang di sektor moda udara diperkirakan akan berlipat ganda dalam 20 tahun ke depan, menempatkan fasilitas keamanan bandara di bawah tekanan besar,” ujar Ken Wood, Direktur Penjualan dan Pemasaran Sequestim Ltd.

“Pemindai kami menggabungkan sejumlah teknologi terdepan di dunia yang dikembangkan oleh tim kami di Inggris. Alat ini menggunakan tubuh manusia sebagai sumber ‘pencahayaan’, berbeda dengan pemindai yang ada saat ini. Sistem kami pun hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja untuk memindai seseorang,” tandasnya.

Dapat Anda bayangkan, semisal sistem futuristik ini rampung kelak, maka Anda tidak perlu lagi menanggalkan jaket, melepas segala sesuatu yang mengandung logam – cukup berjalan normal melintasi gerbang pemeriksaan.

Uji coba sistem pemindai ini sendiri berlangsung sejak tanggal 4 hingga 7 Desember dan digaungkan tidak akan mempengaruhi perjalanan penumpang di Bandara Cardiff.

“Kami memiliki sejarah inovasi yang membanggakan di Inggris dan keselamatan penumpang di semua moda transportasi tetap menjadi prioritas penting bagi pemerintah,” tutur Menteri Aviasi Inggris, Liz Sugg.

Baca Juga: Cina Siap Kontrol Warganya dengan Teknologi Pemindai Wajah

“Program Future Aviation Security Solutions menunjukkan dukungan kami untuk proyek perintis yang dapat membantu mengurangi ancaman keamanan di bandara. Saya secara pribadi senang melihat bahwa bantuan yang diberikan kepada Sequestim telah memberikan dampak positif pada perkembangan teknologi ini dan siap untuk menjadi bagian dari sistem penyaringan penumpang baru di Bandara Cardiff,” imbuhnya.