Wednesday, September 28, 2022
HomeHot NewsUSV Mayflower - Kapal Tanpa Awak Otonom yang Pertama Kali Melintasi...

USV Mayflower – Kapal Tanpa Awak Otonom yang Pertama Kali Melintasi Samudera Atlantik

Pengembangan kapal permukaan tanpa awak ibarat jamur di musim hujan, beragam institusi, baik sipil dan militer getol dengan adopsi wahana yang kondang disebut USV (Unmanned Surface Vessels) ini. Dan dari belahan utara, ada kabar pencapaian sebuah USV yang berhasil melintasi Samudera Atlantik selama 40 hari lamanya.

Baca juga: Yara Birkeland, Inilah Kapal Kargo Tanpa Awak dan Bebas Emisi Pertama di Dunia

Dikutip dari newatlas.com (8/6/2022), pada 5 Juni lalu, USV yang bernama Mayflower telah tiba di Halifax, Nova Scotia, Kanada, setelah berlayar sejauh 3.500 mil laut (5.600 km) dari Plymouth, Massachusetts di Inggris. Sebelumnya, Para peneliti di Plymouth University di Inggris pertama kali mengungkapkan rencana untuk meluncurkan kapal penelitian otonom pada tahun 2015.

Proyek Mayflower membawa sejumlah mitra global, termasuk Nvidia, penelitian kelautan nirlaba ProMare dan IBM, yaitu untuk membangun kapal trimaran berukuran panjang 15 meter. USV Mayflower dibekali teknologi kecerdasan buatan, 15 sistem komputer dengan lebih dari 30 sensor, sistem navigasi canggih dan stasiun cuaca. Sebelum mengarungi Atlantik Utara, kapal yang diluncurkan pada akhir 2020, telah melewat fase sea trial.

Pada Juni 2021, kapal tanpa awak memulai perjalanan epiknya, tetapi upaya itu dibatalkan setelah hanya tiga hari berlayar dengan kecepatan rata-rata 7 knot untuk 450 mil laut karena masalah dengan sistem propulsi hybrid solar-electric/diesel. Penilaian jarak jauh menentukan bahwa kesalahan generator tidak dapat diperbaiki tanpa campur tangan manusia sehingga Mayflower kembali ke pangkalan.

Baca juga: 10 Kapal Misterius Ini Ditemukan Tanpa Awak

Tercatat beberapa kali Mayflower diuji untuk berlayar jarak jauh, namun kerap menemui masalah pada generator, dan baru pada misi terakhir ini, obsesi pelayaran USV perdana berhasil melintasi Atlantik. “Perjalanan kami, sejak konsepsi, sangat penting dan menantang,” kata ProMare di situs LinkedIn. “Jadi kami sangat senang bahwa kapal inin berhasil menyelesaikan tantangan ketahanan menjadi kapal otonom mandiri pertama yang melintasi Samudera Atlantik.”

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru