[Video] Kondisi Mental Tak Stabil, Wanita ini ‘Ngamuk’ Kepada Petugas JetBlue

Seorang wanita asal California berusia 26 tahun melepaskan amarahnya pada seorang karyawan JetBlue di Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood pada hari Minggu (6/1/2019) setelah dirinya ditolak untuk naik ke dalam pesawat karena ia terlihat mabuk. Tidak hanya sekedar marah-marah, tapi wanita ini juga melontarkan sejumlah umpatan kepada karyawan JetBlue tersebut, seperti menyebutnya seorang pemerkosa. Kejadian ini sontak menjadi viral setelah seorang pengguna Instagram berhasil mengabadikan dan mengunggah momen memalukan ini.

Baca Juga: Phobia Pada Bayi, Penumpang Delta Airlines Mengamuk di Kabin

Seperti yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, wanita ini diidentifikasi bernama Sabrina Rey Thomas, asal San Marcos, California. Karena diasumsikan Sabrina tengah berada di bawah kendali minuman beralkohol, maka amarah yang diluapkan Sabrina ini semakin menjadi – terkesan liar. Seraya membentak karyawan JetBlue, Sabrina juga mengancamnya dengan, “Saya memiliki sebuah pistol!”

Menurut laporan dari kepolisian setempat, kejadian ini sendiri terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

“Sabrina membentak petugas help desk sembari berusaha untuk melompatinya karena penerbangannya ditunda setelah ia tertinggal penerbangan yang seharusnya ia naiki,” ujar petugas kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

“Ketika saya berusaha untuk mendekatinya, ia langsung melempar tas dan paspornya yang ia bawa – pun dengan boarding pass yang sudah dirobeknya menjadi beberapa bagian,” tandas sang polisi.

Ternyata amarah Sabrina benar-benar sudah tidak bisa dibendung, sampai-sampai si polisi yang berusaha untuk mengendalikan situasi ini juga dicecar olehnya. Guna mengendalikan situasi, sang polisi akhirnya terpaksa memborgol Sabrina setelah sebelumnya wanita ini enggan untuk menempatkan tangannya di balik punggung.

“Namun ia tetap saja melontarkan kata-kata kasar terhadap saya,” kenang sang polisi.

“Saya benci polisi berkulit putih!” ujar Sabrina yang coba ditirukan oleh polisi anonim ini.

Baca Juga: Ditendang Penumpang Cilik, Wanita Ini Keluhkan Regulasi Delta Airlines

Melihat keadaan semakin memanas, seorang petugas bandara datang dan bertanya pada Sabrina apakah ia berada di bawah kendali alkohol atau tidak, namun ia menjawab bahwa dirinya baik-baik saja. Lalu petugas ini mencoba membantu Sabrina dengan cara mempermudah proses boarding. Alih-alih menjadi tenang, Sabrina malah kembali berteriak, “Saya benci orang kulit putih karena saya pernah diperkosa oleh mereka (orang kulit putih),”

Dari sini, petugas kepolisian menyimpulkan bahwa Sabrina mengalami delusi yang mungkin diakibatkan oleh minuman beralkohol, dan mentalnya sedang sangat tidak stabil. Guna menidaklanjuti kejadian ini, Sabrina dibawa ke Rumah Sakit Umum Broward guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.