Warsawa Hadirkan Halte Bus Ramah Lingkungan dengan Atap Berumput

0
halte bus dengan atap tanaman yang ramah lingkungan di Warsawa (thefirstnews.com)

Halte di setiap negara memiliki banyak keunikan dan keuntungan masing-masing bagi penumpangnya. Bahkan di desain semenarik dan senyaman mungkin agar penumpang betah menunggu bus atau angkutan lainnya serta bisa berteduh dari terik matahari ataupun hujan.

Baca juga: Percantik Kota dan Menyenangkan Anak-anak, Halte Bus di Ontario Tampil dengan Corak Pastel

Di Warsawa, Polandia sebuah halte bus dibuat ramah lingkungan yang dilengkapi dengan atap berumput. Selain itu kaca yang dibuat juga khusus anti burung. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thefirstnews.com (9/8/2020), halte Popiełuszki 05 di Żoliborz dipilih menjadi yang pertama untuk desain halte hijau ini di ibukota.

Kemudian setelah ini akan ada 20 halte bus lagi yang akan diresmikan pada akhir tahun sebagai bagian dari rencana yang dapat merevolusi dunia terkait desain halte bus yang keras dan praktis. Halte bus ramah burung dan penumpang ini memiliki halaman rumput di bagian atapnya dan mencegah burung menabrak kaca sehingga melukai tubuhnya tersebut.

Rumput yang ditanam di atap halte adalah tanaman sedum. Tanaman ini sendiri mampu hidup di tempat kering dan tidak memerlukan perawatan yang berlebihan. Untuk pengairannya, air hujan lebih dari cukup untuk menghidupi tanaman sedum itu.

Namun jika hujan tak ada, tanaman sedum di atap halte ini tetap dipantau dan AMS yang adalah perusahaan pembuatnya akan bertanggung jawab atas itu dan bisa melakukan intervensi jika diperlukan.

“Tanaman sedum bisa tahan terhadap kekeringan, tanah tandus dan penurunan suhu. Mereka adalah tanaman yang sempurna untuk taman batu dan atap hijau. Tempat penampungan ramah lingkungan dapat menyimpan hingga 90 liter air hujan,” kata Łukasz Porębski, seorang anggota dewan distrik Żoliborz.

Łukasz menambahkan, tanaman ini bisa mengurangi debu di udara sekitar tempat penampungan antara 15 hingga 20 persen serta mampu menyerap 7,3 kilogram CO2 per tahun dan pada hari-hari yang panas tempat penampungan dapat menurunkan suhu di bawah atap tempat penampungan antara tiga sampai lima derajat Celcius.

Selain itu, halte memiliki tanda khusus untuk melindungi burung dari benturan dengan kaca. Mereka yang memiliki kekhawatiran tentang alergi tidak perlu khawatir karena hal ini tidak akan meningkatkan risiko penderita demam.

Baca juga: Tangkal Penyebaran Covid-19, Seoul Hadirkan Halte Bus dengan Teknologi Sinar Ultraviolet

Anggota Dewan Porębski memimpin perjuangan untuk memperkenalkan halte bus hijau di Warsawa dan dia mengatakan bahwa pada akhir bulan akan ada pertemuan untuk memutuskan di mana perhentian hijau berikutnya akan berlokasi, dan pada akhir tahun tujuannya adalah untuk menambahkan 20 perhentian hijau lagi.

Leave a Reply