Yogyakarta ‘Panjangkan’ Rute Internasional Garuda Indonesia Menuju Mumbai

Armada Airbus A330 Milik Garuda Indonesia. Sumber: Istimewa

Tidak hanya sebatas menjual tiket dengan harga khusus, namun melalui ajang Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018 Phase II, maskapai Flag Carrier kebanggaan Ibu Pertiwi ini juga turut membuka rute penerbangan internasional terbaru. Pada ajang yang digelar di Jogja City Mall (JCM) tanggal 5-7 Oktober 2018 kemarin, Garuda Indonesia secara resmi mempromosikan rute Yogyakarta – Mumbai (India) via Bali.

Baca Juga: 23 April 2018, Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Denpasar – Mumbai

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Sales and Service Manager Garuda Indonesia Retno Susilowati menyebutkan bahwa, “Kita lihat ada banyak warga keturunan India di Indonesia, termasuk di Yogyakarta dengan para turisnya,” ujar Retno dikutip dari laman tribunnews.com (7/10/2018).

Jika ditarik benang merahnya, rute Yogyakarta – Mumbai via Bali ini merupakan perpanjangan dari rute Bali – Mumbai yang telah terlebih dahulu diresmikan pada Senin (23/4/2018) kemarin di Bali. Dikutipdari sumber terpihah, inaugural flight Mumbai-Denpasar ini dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Mumbai, Ade Sukendar, dan Presiden Direktur Garuda Indonesia Pahala Mansury.

“Banyak hal menarik yang membuat orang India datang ke Bali, terutama adanya kesamaan budaya antara keduanya,” ungkap Menteri Arief.

Sebenarnya konektivitas penerbangan Indonesia – India sudah terjalin sejak Desember 2016 dimana Garuda Indonesia telah melayani penerbangan tidak langsung dari Jakarta – India.

Baca Juga: Tutup Rute Penerbangan Langsung Jakarta-London, Ada Apa dengan Garuda Indonesia?

“Ini (pembukaan rute baru) menandai babak baru hubungan India-Indonesia. Yaitu telah dibuka rute penerbangan langsung Mumbai-Bali. Garuda akan menggunakan pesawat badan lebar Airbus A330. Saya berterima kasih kepada Garuda atas usaha besar mereka, dan kami berharap langkah ini meningkatkan pergerakkan serta dapat membawa lebih banyak orang India untuk mengenal Indonesia, lebih khusus Bali dan sebaliknya,” pungkas Menteri Arief.

Di luar konteks tersebut, Garuda Indonesia sendiri punya target untuk mendatangkan 700.000 wisman India di tahun 2018. “Ini adalah target besar. Sebab, tahun 2017 kita menerima sekitar 485.000 pengunjung India. Namun kami sangat optimis tahun ini mencapai target,” imbuhnya.