“A380-1000,” Mimpi Airbus Bawa Seribu Penumpang dalam Sekali Terbang

Airbus A-380

Airbus A380 adalah pesawat penumpang komersial terbesar yang ada di dunia, rata-rata mampu menampung 555 penumpang dalam konfigurasi tiga kelas yang berbeda, dan hingga 800 dalam konfigurasi satu kelas (all economy) yang mengerikan. Tapi, Airbus tidak lantas puas begitu saja dengan kapasitas ini, dan perusahaan sempat menyusun rencana untuk menambah daya angkut dari A380, yang mampu membawa lebih dari 1.000 penumpang. Tapi, bagaimana mungkin Airbus mengembangkan pesawat dari seri yang sebelumnya sudah terbukti gagal di pasar?

Baca Juga: Kendati Produksi Dihentikan, Airbus A380 Tetaplah Fenomenal

Setelah kabar rencana program pengadaan A380 mulai mencuat ke pasar di sekitar tahun 2000-an, Airbus pa akhirnya merilis prototipe dari pesawat ini pada 18 Januari 2005 di Toulouse, Perancis. Tidak puas dengan A380, pihak Airbus lalu mulai mengembangkan versi yang lebih besar lagi dari pesawat ini, yaitu A380-200. A380-200 sendiri dicanangkan untuk mampu mengangkut hingga 656 penumpang dalam sekali perjalanannya.

Mimpi gila Airbus dalam mengembangkan A380 tidak berhenti sampai di varian A380-200 saja, melainkan ingin terus mengembangkan pesawat ini hingga memiliki daya tampung yang cukup untuk menangkut satu desa berukuran kecil. Pada November 2007, melalui Top Sales Executive sekaligus Chief Operating Officer Airbus, John Leahy mengkonfirmasi bahwa perusahaan siap untuk mengangkut lebih banyak penumpang melalui varian A380-900.

Varian A380-900 ini mampu menampung 650 penumpang yang terbagi ke dalam tiga konfigurasi tempat duduk, dan 900 penumpang untuk konfigurasi satu kelas (all economy). Namun karena satu dan lain hal, pengembangan A380-900 ini terpaksa ditunda oleh Airbus hingga tenggat waktu yang tidak ditentukan.

Jika Anda beranggapan bahwa Airbus tidak akan mendapatkan pelanggan yang akan membeli pesawat dengan daya tampung super banyak tersebut, maka Anda salah besar. Pasalnya, KabarPenumpang.com mengutip dari laman simpleflying.com, ada beberapa nama maskapai yang tertarik dengan kembangan dari A380 ini – mulai dari Emirates, Virgin Atlantic, Cathay Pacific, Air France, KLM, Lufthansa, Kingfisher Airlines, hingga sejumlah perusahaan penyewa pesawat.

Banyaknya maskapai yang ternyata tertarik untuk mengoperasikan A380-900 ini dan ditundanya pengembangan dari varian tersebut membuat masyarakat berspekulasi liar di luar sana. Hingga muncul rumor yang menyebutkan bahwa Airbus tengah mengembangkan varian A380-1000 yang mampu menampung hingga 1000 penumpang. Tentu saja rumor gila ini dengan sangat cepat mewabah hingga sampailah ke telinga pengamat aviasi.

Mereka mengatakan bahwa pihak Airbus harusnya menawarkan varian A380-900 terlebih dahulu ketimbang varian A380-800 (versi yang lebih kecil dari A380-900), agar varian yang lebih kecil ini mampu bersaing di kelas pasar Boeing 777X dan 747-8.

Baca Juga: Kendati Ditimpa Sejumlah Masalah, Mengapa Boeing dan Airbus Tak Kunjung Lengser?

Namun sayang, insiden salah mengamati pasar seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya membuat Airbus harus mengurungkan niat untuk mengembangkan varian A380lebih lanjut lagi. Ya, dari target 1.200 unit yang dijual Airbus kepada pelanggan, ternyata hanya kurang dari seperempatnya saja yang mampu dijual Airbus. Tidak lain dan tidak bukan, hal ini dilatarbelakangi oleh permintaan pihak maskapai terhadap pesawat narrow-body yang mampu melakukan perjalanan langsung jarak jauh.