Alami Kelainan Genetika, Ibu dan Balitanya ‘Diusir’ dari Penerbangan American Airlines

Jordan Flake dan Buah Hatinya. Sumber: Fox News

Jika seorang penumpang dikeluarkan dari pesawat pasca ia berbuat ulah, maka itu suatu hal yang wajar. Namun apa jadinya jika ada seorang Ibu yang membawa serta buah hatinya yang masih balita dikeluarkan dari pesawat – padahal ia tidak berbuat ulah sebelumnya. Adapun maskapai yang mengeluarkan kedua penumpang ini adalah American Airlines. Sontak, kejadian pengusiran dari maskapai ini menjadi bahan pembicaraan hangat di Negeri Paman Sam.

Baca Juga: Karena Masalah Sepele, Tara Reid Dikeluarkan dari Penerbangan Delta Airlines

Kejadian ini berawal ketika seorang Ibu yang bernama Jordan Flake bersama buah hatinya yang baru berumur 12 bulan hendak pulang menuju South Carolina setelah mengunjungi suaminya yang merupakan seorang militer di Texas. Ketika naik ke dalam pesawat, Jordan Flake ditanyai perihal ruam di kulitnya dan buah hatinya. Ruam tersebut seperti radang yang disebabkan oleh kelainan kulit yang diidap oleh Jordan Flake dan bayinya.

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman marketwatch.com (4/3/2019), Jordan Flake mengidap penyakit yang bernama Ichthyosis – sebuah kelainan genetik yang mempengaruhi kemampuan kulit untuk melepaskan sel-sel kulit mati, menyebabkan kulit menjadi kering, tebal, dan bersisik.

Penyakit ini sendiri bisa dibilang penyakit yang sangat langka, dan ketika sang pramugari tersebut menanyakan kepada Jordan Flake apakah ia membawa surat rujukan dari dokter yang mengijinkan ia untuk bepergian, namun Jordan Flake tidak dapat menunjukkan itu. Pihak maskapai mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengembalikan barang bawaan mereka sebelum lepas landas.

Dari situ, Jordan Flake mendapatkan saran dari pramugari untuk membeli produk krim kulit dan pakaian baru karena ia beserta anaknya harus menginap di hotel selama satu malam sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan pada keesokan harinya. Dengan kata lain, pramugari yang identitasnya tidak dibongkar tersebut sudah mengusir Jordan Flake beserta anaknya dari penerbangan American Airlines.

“Saya tidak pernah merasa sesadar ini dan malu terhadap kondisi kulit yang harus saya turunkan kepada anak saya ini,” tulis Jordan Flake dalam blog LoveWhatMatters.com.

“Saya seharusnya tidak merasa malu pada kondisi turunan ini,” tandasnya.

Baca Juga: Melahirkan di Dalam Pesawat, Antara Jaminan Terbang Gratis dan Isu Kewarganegaraan

Menanggapi kejadian ini, pihak American Airlines meminta maaf atas ketidaknyamanan yang menimpa Jordan Flake dan menempatkan dirinya di First Class ketika perjalanan pulang menuju South Carolina.

“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang menimpa Jordan Flake pada penerbangannya Kamis (28/2/2019) lalu. Kami akan mengembalikan biaya perjalanan Jordan Flake secara penuh, dan kami berjanji untuk mengusut kasus ini sampai tuntas.” ujar salah seorang juru bicara dari American Airlines.

Sebenarnya, putusan petugas untuk mengeluarkan penumpang dari sebuah penerbangan ini merupakan hal yang sangat legal, karena pada dasarnya kru kabin harus menjaga kondisi penerbangan tersebut tetap kondusif dan tidak membahayakan penumpang lain.