Alipay Siap Ganti Sistem Pembayaran MTR Hong Kong dengan Scan QR Code

0

Setelah memenangkan tender yang dihelat oleh MTR Hong Kong dalam urusan pembayaran, salah satu anak perusahaan Alibaba – Alipay siap mewujudkan sistem pembayaran baru di 91 stasiun MTR Hong Kong pada pertengahan tahun 2020 mendatang. Nantinya, para komuter cukup menempelkan ponsel mereka ketika hendak masuk ke stasiun. Selain futuristik, Alipay mengklaim bahwa sistem pembayaran yang mereka usung akan memangkas antrean di loket pembayaran.

Baca Juga: Tingkatkan Keselamatan, Otoritas Transportasi India Siap Sodorkan QR Code untuk Penumpang

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman thedrum.com (16/11/2018), proses scan QR code dari Alipay ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 0,4 detik – dimana itu merupakan proses yang sangat cepat ketimbang membeli tiket konvensional seperti biasa (tapping). Tidak hanya itu, perpaduan metode online dan offline pada proses scan QR code ini memungkinkan mesin tetap berfungsi kendati jaringan internet tengah buruk atau mati sekalipun.

“Kami bangga dapat memenangkan tender yang dibuka oleh MTR Hong Kong dalam hal penyediaan sistem pembayaran. Dengan mengusung teknologi scan QR code, ini seolah menjadi pengakuan terhadap stabilitas Alipay setelah sebelumnya kami berkolaborasi dengan operator minibus,” tutur Jennifer Tan, chief executive Alipay Payment Service (HK) Limited (APSHK).

“Kami juga yakin bahwa teknologi scan QR code ini dapat merambah beragam aspek lain di luar sistem pembayaran tadi,” imbuhnya.

Jennifer juga mengatakan bahwa scan QR code merupakan tren yang akan bertumbuh pesat di masa yang akan datang. “Selain kami secara bertahap bergabung dengan moda transportasi berbasis massal di Hong Kong, tidak menutup kemungkinan juga kami akan merambah sektor pariwisata yang kerap menjadi magnet tersendiri bagi para pendatang,”

Sektor pariwisata di sini maksudnya adalah moda transportasi yang menghubungkan Hong Kong dengan destinasi wisata yang berada di luar Hong Kong. “Ini akan mendorong program smart mobility,” papar Jennifer.

Baca Juga: Belanja Kebutuhan Rumah di Stasiun Kini Cukup Scan Kode QR

Tercatat, Cina merajai adopsi mobile payment di region Asia Pasifik, dimana sebanyak 96 persen konsumen Cina menggunakan aplikasi mobile payment selama kurun waktu enam bulan terakhir. Catatan tersebut berdasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Kantar pada bulan Oktober 2018 kemarin.