Apes! Tak Dapat Kursi yang Dibayarnya, Pria Ini Juga Harus Bayar Minuman di Penerbangan

(Matador Network)

Malang betul penumpang Ryanair, sudah tak dapat kaki kursi ekstra pesanannya, dia juga harus membayar minumannya. Ini adalah kasus yang sering kali terjadi pada seorang penumpang bahkan mungkin ini bukan yang pertama kalinya.

Baca juga: Tiga Jam Menanti, Bagasi Penumpang Ryanair Baru Keluar dari Baggage Carousel

KabarPenumpang.com melansir dari laman travelandleisure.com (24/9/2018), Bob Hamilton, 64 tahun, yang sudah membayar kursi ekstra dengan biaya £20 atau sekitar Rp428 ribu tidak mendapatkannya saat berada di penerbangan Ryanair. Sebab kursi pesanannya sudah digunakan oleh penumpang lain yang merupakan karyawan dari Ryanair.

Hamilton yang memiliki tinggi 6ft 2in atau hampir 1,9 meter ini harus masuk ke pesawat belakangan setelah penumpang lain. Saat dia di dalam kabin, dirinya mendapatkan kursi pesanannya (17F) digunakan oleh orang lain. Mendapati hal itu, dirinya diberitahu oleh awak kabin pria yang duduk di kursi pesanannya itu adalah karyawan Ryanair dan harus duduk di situ dengan alasan keamanan.

Bob Hamilton (Daily Mail)

“Pelanggan ini awalnya duduk di kursi 17F kemudian diminta pindah ke 16A dekat sayap yang lebih luas dengan nilai setara kursinya. Karena masalah teknis kursi tersebut digunakan karyawan Ryanair sesuai prosedur. Penumpang tersebut menolak dan memilih duduk di kursi berbeda yakni 22A,” ujar juru bicara Ryanair.

Hingga akhirnya pensiunan broker minyak ini duduk di kursi pilihannya dan mulai memesan dua kaleng bir dan dua botol anggur mini selama penerbangan dengan harga £17 atau Rp330 ribu. Dia mengatakan tidak akan membayar minuman, tapi awak kabin mengatakan, ia tetap harus membayar dan uang £20 tersebut bisa di klaim secara online. Karena menganggu, kemudian awak kabin menghubungi pihak kepolisian dan saat mendarat di Malaga dua orang polisi mengawal Hamilton.

Baca juga: Per 15 Januari 2018, Ryanair Berlakukan Kebijakan Baru Untuk Tas di Dalam Kabin

“Para petugas polisi sangat menyenangkan. Hingga akhirnya salah saorang kru keluar ke garbarata dengan mesin uang dan aku terpakas membayar,” ujarnya.

Dia pun mengaku biaya £20 miliknya didapatkan setelah tiga kali meminta pengembalian kepada pihak maskapai. Diketahui, pesawat yang ditumpangi oleh Hamilton merupakan penerbangan terakhir dari London Stansted ke Malaga, Spanyol.