Bak Astronot, Penumpang Bisa Melayang di Dalam Pesawat Berkat Zero Gravity

0
Para peserta ZERO-G tampak menikmati momen nol gravitasi. Foto: ROBYN BECK/AFP/Getty

Dunia antariksa memang selalu menarik perhatian publik. Selain bisa menikmati pemandangan ciamik luar angkasa, umumnya publik ingin mencicipi sensasi zero gravity atau tanpa gravitasi, dimana seluruh benda melayang dibuatnya. Sayangnya, untuk menjajal itu, miliaran rupiah sudah pasti harus keluar dari kocek seseorang.

Baca juga: Mau Jadi Astronot Selama Beberapa Jam? Yuk Jajal Wisata Unik Ala Novespace Ini!

Akan tetapi, keinginan untuk menjajal nol gravitasi tanpa harus jauh-jauh keluar dari atmosfer bumi serta merogoh kocek miliaran rupiah, sepertinya bukan lagi sebuah isapan jempol belaka. Adalah Zero Gravity Corporation, atau ZERO-G, perusahaan di balik “G-FORCE ONE,” sebuah pesawat Boeing 727 yang dimodifikasi untuk mampu menghasilkan penerbangan tanpa gravitasi. Dengan itu, penumpang dan seluruh benda apapun di dalamnya dapat melayang.

Dikutip dari Business Insider, penerbangan tanpa gravitasi ini bekerja dengan melakukan manuver aerobatik yang dikenal sebagai parabola. Pilot yang menerbangkan pesawat ini telah dilatih khusus dalam melakukan manuver aerobatik.

Pesawat Boeing 727 ZERO-G. Foto: Thomas Pallini/Business Insider

“Penumpang ZERO-G mengalami (penerbangan) tanpa bobot yang sesungguhnya,” kata CEO Zero Gravity Corp, Matt Gohd, dalam sebuah postingan.

Menurut Matt, sebelum memulai penerbangan tanpa gravitasi, pesawat akan terbang pada ketinggian 24.000 kaki. Kemudian, pilot mulai menerbangkan pesawat lebih tinggi lagi. Secara bertahap, dia meningkatkan sudut pesawat hingga sekitar 45 derajat ke langit sampai mencapai ketinggian 30.000 kaki.

Selama gerakan ini, penumpang akan merasakan kekuatan 1,8 Gs. Pesawat kemudian dengan lembut mendorong untuk menciptakan segmen gravitasi nol parabola yang berlangsung sekitar 20 -30 menit. Lalu, pesawat menarik diri dari pergerakan dan memungkinkan penumpang untuk kembali stabil di lantai pesawat.

Perusahaan telah menjamin keselamatan bagi penumpang. Namun, bagi penumpang sendiri ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Menurut Reno Gazzete Journal, penumpang disarankan untuk menghindari minuman dan makanan berminyak sebelum penerbangan.

Oleh sebab itu, saat sedang menunggu helikopter jemputan di Lounge Blade, West 30th Street Heliport, New York City, untuk diantar ke Bandara Internasional Newark Liberty dan menikmati penerbangan zero gravity, para peserta dihidangkan sarapan ringan penuh karbohidrat,croissant dan salad buah, untuk memenuhi kebutuhan energi mereka. Sebetulnya, penumpang tak diharuskan ke bandara pakai helikopter, hanya sekedar fasilitas tambahan saja.

Tak hanya penumpang, pilot pun menikmati momen penerbangan nol gravitasi. Foto: Space Frontiers/Getty

Usai menyantap sarapan, para peserta penerbangan nol gravitasi Boeing 727 besutan Zero Gravity Corporation (ZERO-G) juga akan dibekali dengan jumpsuit one-piece, mirip dengan jumpsuit pilot pesawat tempur, serta kaus kaki panjang. Di masa pandemi seperti sekarang ini, masker juga wajib dikenakan penumpang sebagai elemen keselamatan tambahan.

Baca juga: Wow, Naik Balon Udara Sekarang Bisa Sampai Luar Angkasa, Tarifnya Cuma Rp1,7 Miliar

Tak hanya itu, semua penumpang juga perlu memeriksakan suhu dan kadar oksigen darah mereka sebelum keberangkatan melalui termometer dan oksimeter. Usai itu, penumpang diantar ke bandara dan menikmati penerbangan nol gravitas tanpa harus jauh-jauh ke luar angkas. Harga ZERO-G juga bervariasi, mulai dari sekitar USD 5.400 atau sekitar Rp 73.000.000 per orang, cukup murah bukan?

Selain New York, penerbangan nol gravitasi ini juga tersedia di Las Vegas, Los Angeles, Atlanta, Austin, Houston, Miami, Orlando, Fransisco, Seattle, Washington, D.C., dan beberapa wilayah di New England. Di tengah pandemi Corona seperti sekarang ini, penerbangan ZERO-G cukup banyak diminat penumpang yang rindu hiburan.

Leave a Reply