Bandara Changi Resmikan Layanan Automated Immigration Gate

0

Prosedur imigrasi yang ketat sudah menjadi kewajaran yang berlaku di setiap bandara internasional. Bahkan pada jam kedatangan yang padat, tak jarang antrean imigrasi bisa mengular panjang. Meski cek konter imigrasi telah dibuka beberapa, di bandara sekelas Hong Kong dan Changi, antrean bisa sangat panjang dan membuat pelancong mengalami keletihan.

Baca juga: Bandara Dubai Hadirkan Teknologi Baru Keimigrasian di Pekan Teknologi Gitex 2017

Nah melihat potret di atas, Otoritas Bandara Internasional Changi Singapura membuat terobosan. Mulai 28 Agustus 2019, pihak Singapore’s Immigration and Checkpoints Authority (ICA) meluncurkan layanan yang disebut automated immigration gate. Ya, sesuai namanya yang berlebel otomatis, pelancong saat memasuki gerbang imigrasi tak perlu bertatap muka dengan petugas yang judes dan kadang wawancara singkat. Tapi pelancong cukup melakukan scan paspor di gerbang, bila semua clear, proses imigrasi otomatis ini hanya butuh waktu yang sangat cepat. Alhasil tidak perlu antre yang panjang.

Dikutip dari KabarPenumpang.com dari channelnewsasia.com, sayangnya layanan imigrasi otomatis ini baru berlaku untuk pemegang paspor Jepang dan Korea Selatan. Sebenarnya layanan ini ditujukan untuk frequent traveler yang sering bolak balik ke Singapura.

Untuk mendapatkan fasilitas yang juga disebut Enhanced Immigration Automated Clearance System (eIACS) tidak diperlukan biaya tambahan. Hanya saja pelancong perlu mengajukan permohonan. Masih dari sumber yang sama, disebut konter pendaftaran ada di Pusat Pelayanan ICA yang berada di Terminal 3.

Baca juga: Agar Proses Imigrasi Lebih Cepat, Yuk Manfaatkan Autogate di Bandara Soekarno-Hatta

Mengingat tingginya frekuensi pebisnis dan wisatawan asal Indonesia yang bertandang ke Singapura, tentu idealnya pemegang paspor Indonesia juga layak mendapatkan fasilitas imigrasi otomatis ini.

Leave a Reply