Bandara Sentani dan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Akan Beralih Pengelolaan

0

Dua bandara di Indonesia Bagian Timur, yakni Bandara Sentani Jayapura dan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, kedepan akan dialihkan pengelolaannya. Dari yang selama ini ditangani oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, kedepan akan dialihkan ke PT Angkasa Pura I (Persero).

Baca juga: Angkasa Pura I Bangun Base Ops dan Safe House di Lanud I Gusti Ngurah Rai

Terkait dengan rencana pengalihan pengelolaan tersebut, kajian tengah dilakukan bersama kedua institusi. Persisnya pada 6 September 2018, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi dan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Pramintohadi Sukarno, melakukan penandatanganan Kesepakatan bersama.

Adanya kesepahaman ini merupakan landasan awal atas rencana kerja sama dan bertujuan untuk menyusun kajian rencana pengalihan pengelolaan Bandara Sentani Jayapura dan Bandara Sis Al-Jufri Palu yang saling menguntungkan, efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Angkasa Pura I siap menerima penugasan untuk mengelola Bandara Sentani Jayapura dan Bandara Sis Al-Jufri Palu dan mengembangkannya secara komersial bersamaan dengan peningkatan pelayanan kepada para pengguna jasa bandara. Hal ini juga diharapkan dapat menstimulus pengembangan daerah yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian daerah,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama ini adalah rencana kerja sama pengalihan pengelolaan Bandara Sentani Jayapura dan Bandara Sis Al-Jufri yang meliputi pemanfaatan barang milik negara dengan pola Kerja Sama Pemanfaatan (KSP).

Baca juga: Potensial Ganggu Keselamatan dan Keamanan Penerbangan, Angkasa Pura I Imbau Warga Tidak Lepaskan Benda Terbang

Pada kesepakatan bersama ini, PT Angkasa Pura I akan mengeksplorasi peluang kerja sama Bandar Udara Sentani Jayapura dan Bandara Sis Al-Jufri yang berkelanjutan dengan menyusun proposal kerjasama pemanfaatan barang milik negara pada Bandar Udara Sentani Jayapura, termasuk di dalamnya rencana investasi sesuai rencana induk bandar udara dan rencana investasi sesuai proposal kerjasama pemanfaatan barang milik negara pada Bandar Udara Sentani Jayapura yang diajukan.

“Hasil kajian ini nantinya akan dievaluasi oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan dijadikan dasar pertimbangan untuk pembuatan perjanjian kerja sama. Kami harap rencana pengalihan pengelolaan secara komersial kedua bandara di timur Indonesia ini akan membawa kontribusi positif terhadap pemerataan pengembangan perekonomian daerah,” ujar Faik Fahmi.

Leave a Reply