Bandara Taoyuan Taiwan Alami Penurunan Jumlah Penumpang Sampai 70 Persen

0
Ruang tunggu Bandara Internaisonal Taoyuan (taiwannews.com.tw)

Pada 1 Maret 2019 lalu, penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Taoyuan di Taipei, Taiwan sebanyak 119 ribu penumpang. Namun ketika virus corona kini menjadi penademi di dunia, bandara di Taiwan ini hanya melayani sekitar 34 ribu penumpang di tanggal yang sama.

Baca juga: Bak Kuburan, Inilah 8 Penampakan Sepinya Bandara di Dunia Akibat Virus Corona

Jumlah penumpang ini menurun 70 sampai 80 persen bila dibandingkan tahun lalu atau hanya ada 20-30 persen penumpang di periode yang sama tahun lalu. Berkurangnya penumpang tidak hanya mempengaruhi maskapi penerbangan tetapi hal lainnya di bandara seperti toko bebas pajak, restoran dan moda transportasi penghubung ke bandara seperti taksi.

Restoran di Taoyuan International Airport, Taiwan (taiwannews.com.tw)

KabarPenumpang.com melansir dari laman taiwannews.com.tw (1/3/2020), penurunan jumlah penumpang hingga tersisa 34 ribu ini dikatakan Korps Urusan Perbatasan dan Badan Imigrasi Nasional (NIA). Karena virus corona ini tak hanya penerbangan yang dibatalkan tetapi persyaratan karantina bagi mereka yang tiba di Taiwan dari berbagai negara juga mengurangi keinginan orang untuk bepergian.

Agi Chan, direktur eksekutif asosiasi pengembangan industri Bandara Internasional Taoyuan mengatakan bahwa karyawan toko bebas pajak dan anggota keluarga mereka yang bila ditotal sekitar 5300 orang ternyata bergantung pada penumpang bandara.

“Banyak pemilik toko di bandara Taiwan ini yang khawatir bahwa penurunan bisnis akan terus berlanjut,” kata Chan.

Bahkan pemilik restoran di food court mengamati bahwa ada banyak kursi kosong di ruangan besar dalam restoran. Bila berkaca dari sebelum adanya penyebaran virus corona ini, ketika hari biasa penumpang bahkan berebut kursi di dalam restoran.

Para pengemudi taksi juga terpukul dengan kosongnya penumpang bandara. Pasalnya bila sebelum ada virus corona ini mereka mengantri di luar aula kedatangan.

Di masa lalu seorang pengemudi mungkin berangkat beberapa menit setelah mengantri. Jika saat ini mereka lebih sering harus menunggu lebih dari 20 menit.

Baca juga: Dapati 72 Kasus Virus Corona, Kuwait Resmi Tutup Bandara Internasional Utama

Tak hanya Bandara Taiwan, tetapi bandara di negara lain seperti Haneda di Tokyo, Daxing di Beijing, Bao Bai di Vietnam, Hong Kong dan Ben Gurion juga sepe pengunjung. Selain itu, kini Indonesia pun Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga sepi karena infeksi virus corona yang mulai masuk dan merebak di berbagai wilayah Ibokota dan sekitarnya.

Leave a Reply