Bandara Zurich Hadirkan Mesin Penjual Masker Otomatis Anti Covid-19

0
Mesin penjual masker otomatis di Bandara Zurich (Reuters)

Bandara-bandara dunia kini mulai kembali membuka penerbangan domestik maupun internasional. Namun, bagaimana kesiapan bandara-bandara dalam menghadapi penumpang? Sementara pandemi Covid-19 belum juga berakhir.

Baca juga: “The Giving Machine,”Mesin Penjual Otomatis yang User Friendly

Mengikuti standar yang ditetapkan oleh WHO, semua bandara kini menerapkan langkah-langkah khusus untuk penumpang yang akan bepergian, salah satunya adalah Bandara Zurich di Swiss yang menerapkan langkah unik untuk keselamatan calon penumpang.

Persisnya Bandara Zurich bekerja sama dengan Selecta untuk mengadirkan mesin penjual masker otomatis. Kehadiran mesin ini untuk memudahkan penumpang yang lupa atau tidak membawa masker dari rumah, sehingga bisa membelinya dari mesin penjual otomatis tersebut.

Selain itu juga, bandara menghadirkan robot pembersih ruang ekstra untuk pelancong ketika mengantri di keamanan, konter check in dan gerbang keberangkatan. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thejakartapost.com (29/5/2020), tak hanya bandara yang bersiap, melainkan Lufthansa unit Swiss Internasional dan Edelwiss Air berencana meningkatkan layanan mereka dalam beberapa minggu ke depan ketika pembatasan mulai dibuka kembali bulan depan.

Maskapai-maskapai ini telah bekerja sama dengan Flughafen Zuerich, layanan darat pakaian Swissport dan polisi bandara tentang langkah-langkah keselamatan untuk mematuhi pedoman otoritas kesehatan federal. Operator bandara mengatakan, langkah-langkah lainnya adalah membersihkan pegangan tangan, troli barang, menghadirkan ratusan pembersih tangan dan panel Plexiglas di semua meja.

Bandara Zurich juga menghadirkan ruang ekstra yang lebih luas untuk menghindari terbentuknya keramaian di pos pemeriksaan keamanan bahkan konter pengecekan paspor akan beroperasi sebanyak mungkin. Hal ini dilakukan untuk membantu memastikan jarak fisik atau physical distancing terlaksana dengan baik.

Sementara dari pihak maskapai, yaitu Swiss International Air Lines mendesak para penumpang untuk menutupi hidung dan mulut mereka di penerbangan. Selain meningkatkan pembersihan kabin, maskapai plat merah ini akan memberikan tisu disinfektan kepada penumpang dan menangguhkan layanan dalam pesawat seperti handuk panas dan penjualan bebas bea. Mereka juga tidak berencana untuk membiarkan kursi tengah kosong.

Baca juga: Bandara Tribhuvan Punya Dua Robot yang Bisa Memandu dan Menghibur Penumpang

“Secara komersial tidak ada maskapai yang mampu membiarkan 40 persen kursi di atas kapal kosong. Selain itu, membiarkan kursi tengah kosong tidak menjamin jarak sosial berdasarkan aturan saat ini,” Chief Operating Officer Swiss Thomas Frick.

Leave a Reply