Begini Detik-detik Pengambilan ‘Satu-satunya’ Foto Concorde Saat Melesat Mach 2

0
Foto: Adrian Meredith

Baru-baru ini Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengklaim bahwa negaranya telah berhasil mengujicoba rudal balistik terbarunya yang memiliki kemampuan supersonik. Jika ditelisik lebih lanjut, mungkin hal tersebut tidaklah mengherankan, mengingat Rusia sejak medio 60-an mengembangkan teknologi yang melebihi kecepatan suara tersebut. Salah satu mahakaryanya adalah pesawat Tupolev Tu-144.

Baca juga: Tupolev “Concordski” Tu-114 – Jiplakan Concorde Yang Kalah Digdaya 

Akan tetapi, walaupun Tupolev Tu-144 menjadi pesawat penumpang dengan teknologi supersonik pertama di dunia, persisnya  lahir dua bulan lebih dahulu dibanding Concorde, namun pesawat buatan Tupolev bersaudara tersebut tetap saja kalah pamor dibanding dengan Concorde.

Meskipun Concorde sudah sejak lama pensiun, namun foto-fotonya masih beredar luas di internet. Namun, dari sekian banyak foto-foto yang beredar, rupanya, hanya ada satu momen dimana pesawat yang lahir pada 2 Maret 1969 berhasil didokumentasikan saat sedang mengudara dengan kecepatan supersonik.

Dilansir theaviationgeekclub.com, momen didokumentasikannya pesawat Concorde saat sedang mengudara dengan kecapatan supersonik terjadi pada bulan April 1985. Gambar tersebut berhasil diabadikan oleh fotografer berkebangsaan Inggris. Meskipun terdengar mudah, sekedar memotret pesawat Concorde yang tengah melintas, faktanya, proses tersebut tidaklah mudah.

Disebutkan, mula-mula, pesawat Royal Air Force (RAF) Tornado yang ditumpangi Adrian terbang lebih dahulu hingga akhirnya berpapasan dengan Concorde di atas Laut Irlandia. Meskipun pesawat Tornado dapat menyamai kecepatan daya jelajah Concorde, namun, hal tersebut hanya berlangsung selama beberapa menit mengingat besarnya konsumsi bahan bakar.

Menyiasati hal tersebut, pesawat Concorde kemudian mengurangi kecepatan. Dari semula Mach 2 menjadi Mach 1.5 – Mach 1.6 atau sekitar 1.000 mph. Bila diubah menjadi satuan kilometer, 1.000 mph berarti 1.609 kilometer per jam atau tiga kali lipat kereta super cepat. Luar biasa cepat bukan? Dalam keadaan tersebutlah, selama empat menit, pesawat Tornado dan Concorde berada dalam posisi hampir sejajar untuk kemudian diambil gambar dari beberapa sudut. Dari situlah kemudian satu-satunya momen pesawat Concorde saat sedang mengudara dengan kecepatan supersonik berhasil diabadikan.

Sebagai informasi, pesawat Concorde mengukuhkan diri menjadi pesawat supersonik setelah berhasil melahap penerbangan dari Bandara Jhon F. Kennedy di New York menuju Bandara Heathrow di London dalam tempo 2 jam 52 dan 59 detik.

Baca juga: Satu Dekade Lebih ‘Terlantar,’ The Last Concorde Akhirnya Huni Rumah Barunya

Dengan kecepatan rata-rata mencapai Mach 2.04 (2.180 kilometer per jam), Aerospatiale-BAC Concorde melayani penumpang secara reguler dari Bandara Heathrow London dan Bandara Charles de Gaulle Paris ke Bandara John F Kennedy New York, Bandara Internasional Washington Dulles, dan Bandara Internasional Grantley Adams di Barbados selama 27 tahun.

Walapun dijual dengan tiket yang cukup mahal (berkisar 23 juta rupiah atau 140 juta rupiah kurs hari ini) dalam setiap penerbangannya, rata-rata Concorde dipenuhi sekitar 92 hingga 128 penumpang. Concorde akhirnya resmi mengehentikan opersionalnya pada tahun 2003 setelah serangkaian kecelakaan dan permasalahan teknologi yang tak kunjung terpecahkan.

Leave a Reply