Berdampak Pada Navigasi, Penerbangan Waspadai Munculnya Gelombang Panas

0

Pemanasan global jelas membawa implikasi, salah satunya adalah munculnya gelombang panas yang merusak infrastruktur dan membayakan nyawa manusia. Dan belum lama  ini tepatnya di awal musim panas, gelombang panas dirasakan oleh masyarakat Amerika Serikat bagian barat tepatnya di Arizona, Nevada serta California. Gelombang panas ini mencapai suhu 49 derajat Celcius dan memecahkan rekor suhu terpanas di AS sejak 20 tahun terakhir.

Baca juga: Instrument Landing System Memungkinkan Pesawat Mendarat Ketika Berkabut

Selain menyebabkan beberapa kasus kebakaran hutan, faktanya jadwal penerbangan pun harus dibatalkan akibat gelombang panas. Dengan suhu panas yang ekstrim, membuat lebih dari 40 penerbangan pesawat kecil dari Phoenix Sky Harbor International Airports terpaksa dibatalkan.

KabarPenumpang.com melansir dari businessinsider.com, Patrick Smith seorang pilot yang juga blogger dan penulis Cockpit Confidential mengatakan hal yang terkait penerbangan sehingga batal lepas landas atau mendarat karena suhu panas akibat gelombang panas yang ekstrim. Menurutnya, suhu panas yang melebihi batas dapat merusak komponen internal pesawat terbang. Sebab, beberapa pesawat memiliki suhu operasional maksimum.

Dalam prinsip penerbangan, sebenarnya pesawat dapat saja lepas landas dan melayang karena adanya gaya angkat udara, gaya dari gerakan udara di bawah sayap pesawat yang dapat mendorong ke atas. Ketika udara memanas, udara itu mengembang dan molekul udara di bawah sayap pesawat akan lebih sedikit.

Selain itu, dengan kondisi suhu panas yang ekstrim juga membuat pesawat akan semakin sulit untuk mendarat. Smith mengatakan, semakin panas suatu udara maka semakin tipis kepadatan udara sehingga membuat pesawat semakin sulit untuk lepas landas ataupun mendarat dengan aman di landasan pacu. Ini bisa mempengaruhi output mesin serta kemampuan aerodinamika.

Baca juga: Ternyata! Pemanasan Global Berpotensi Merugikan Dunia Penerbangan

“Meningkatkan jarak runway yang dibutuhkan dan mengurangi kinerja pendakian. Oleh karena itu jumlah penumpang dan kargo yang bisa dibawa pesawat seringkali dibatasi saat temperatur sangat tinggi. Ini menyimpulkan satu poin penting, bagi beberapa pesawat usaha untuk terbang dalam kondisi panas ekstrim akan meningkatkan risiko dalam penerbangan,” jelas Smith.

Gelombang panas, belakangan sering terjadi akibat adanya pemanasan global. Beberapa waktu lalu terjadi di India dan membuat jalanan rusak dan tak bisa di gunakan oleh kendaraan manapun.

 

 

Leave a Reply