Bikin Geger! Diduga Bawa Granat, Ternyata Penumpang Kereta Ini Bawa Gesper

Sumber: ARY News

Sebanyak dua stasiun kereta api di Spanyol dibuat geger dengan hasil pindaian mesin X-Ray yang menunjukkan adanya sebuah benda menyerupai granat pada tas penumpang. Insiden yang memaksa pihak keamanan melakukan tindakan evakuasi ini sendiri terjadi pada Rabu (7/11/2018) di Stasiun Sants, Barcelona dan di Stasiun Atocha di Madrid. Ya, memang sebagian besar stasiun kereta di Spanyol mewajibkan setiap penumpangnya untuk melewati mesin pemindai dengan tujuan keamanan.

Baca Juga: Diterpa Sejumlah Teror, Perkeretaapian Jerman Siap Tingkatkan Pengamanan

Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, petugas keamanan di Stasiun Sants melakukan pemeriksaan barang penumpang via alat pemindai. Ketika tas tersebut berada di dalam alat pemindai, petugas keamanan tersebut melihat benda menyerupai granat tangan di dalamnya. Namun entah kenapa, petugas keamanan di Stasiun Sants malah meloloskan penumpang yang disinyalir berjenis kelamin wanita ini.

Sejurus sesaat, petugas keamanan di Stasiun Sants tersebut lalu menggaungkan temuannya tersebut kepada petugas di Stasiun Atocha. Kepolisian nasionalpun dikerahkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Betul saja, sesampainya si wanita ini di Stasiun Atocha, petugas gabungan langsung menggeledah tas yang diduga membawa alat peledak tersebut.

“Petugas melihat sebuah objek yang mungkin merupakan benda yang dapat meledak di dalam salah satu tas penumpang melalui mesin pemindai,” ujar juru bicara kepolisian Spanyol.

Dalam unggahan pihak kepolisian Mossos d’Esquadra di sosial media Twitter, tampak jelas ada sebuah benda yang terbuat dari logam dan bentuknya menyerupai sebuah granat di dalam tas penumpang yang identitasnya enggan dibongkar tersebut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, petugas gabungan tersebut menemukan bahwa benda yang dikira granat tersebut hanyalah sebuah ikat pinggang.

Baca Juga: Teror Bom di Kantung Mabuk udara, Penumpang Virgin Airways Terpaksa Melopat dari Kabin

“Setelah dilakukan penggeledahan menyeluruh terhadap tas yang diduga membawa alat peledak tersebut, kami menyatakan bahwa tidak ada bahaya di sana,” tutur pihak kepolisian Mossos d’Esquadra.

Tentu saja false alarm semacam ini menjadi ketakutan tersendiri bagi warga Negeri Matador – pasalnya pada tahun 2004 silam, sebuah bom meledak di salah satu kereta komuter yang berimbas pada tewasnya 191 jiwa.