Dear Traveler, AS Izinkan Botol Parfum 100 Ml Lebih Masuk Kabin

0
Ilustrasi cairan dalam plastik transparan (ntrzacatecas.com)

Administrasi Keamanan Transportasi Amerika Serikat (TSA) akhirnya merivisi aturan tentang cairan, aerosol, dan gel maksimum 100 ml. Sekarang, traveler sudah diizinkan membawa produk-produk cairan, aerosol, dan gel, seperti parfum hingga sunblock ke dalam kabin lengkap dengan botolnya, tanpa harus dipindahkan ke plastik zipper transparan.

Baca juga: Tips Lolos dari Aturan Batas Cairan Maksimal 100 Ml ke Kabin Pesawat, Cukup Pakai Kertas!

Itu berarti, barang-barang bawaan setiap penumpang kedatangan dan keberangkatan internasional bisa lebih dari 100 ml.

Dilansir Simple Flying, perubahan aturan ambang batas maksimum 100 ml untuk produk-produk cairan, aerosol, dan gel terjadi setelah banyaknya desakan. Setidaknya, ada tiga lembaga atau institusi yang menentang aturan itu; Brown University, The dermatology department of the Providence, dan Rhode Island Ivy League school.

Ketiganya mengecam aturan yang dibuat TSA itu karena membahayakan penumpang atau bertentangan dengan prinsip-prinsip medis, dalam hal ini untuk produk-produk sunblock atau Sun Protection Factor (SPF). Disebutkan, sunblock dapat melindungi tubuh seseorang dari radiasi ultraviolet yang diketahui dapat menyebabkan kanker kulit.

Selain sunblock, berbagai produk medis lainnya berbasis cairan, aerosol, dan gel yang sebelumnya dilarang, seperti obat tetes mata, inhaler, dan lain sebagainya, juga sudah diizinkan masuk ke dalam kabin lengkap dengan botolnya tanpa harus maksimum 100 ml dan dipindahkan ke plastik zipper transparan.

Meski demikian, TSA bukan berarti membebaskan hal itu sebebas-bebasnya. Lembaga yang didirikan oleh Presiden Amerika Serikat ke-43, George Walker Bush, tersebut tetap mewajibkan traveler atau penumpang internasional untuk melaporkan barang-barang itu. Bila tidak melapor, siap-siap barang disita petugas.

“TSA mengizinkan sejumlah besar cairan, gel, dan aerosol yang diperlukan secara medis dalam jumlah yang wajar untuk perjalanan Anda, tetapi Anda harus melaporkannya kepada petugas keamanan di pos pemeriksaan untuk diperiksa,” tulis TSA dalam laman resminya.

Baca juga: Lebih dari 100 ml, Cairan Tak Boleh Masuk ke Dalam Kabin

Kebijakan TSA mengubah aturan itu sebetulnya sudah melalui tahapan panjang. Hanya saja, momen penetapannya memang diatur sedemikian rupa agar begitu terasa perubahannya, dimana revisi terjadi tepat sebulan sebelum Bulan Kesadaran Kanker Kulit.

Di bulan tersebut, cuaca hangat mulai muncul di belahan bumi utara dan orang-orang mulai melakukan lebih banyak aktivitas di luar ruangan, American Academy of Dermatology (AAD) mendorong orang-orang untuk #PracticeSafeSun. Di Amerika Serikat, kanker kulit adalah bentuk kanker yang paling umum dan paling dapat dicegah.

Leave a Reply