Dianggap Mengancam, Dua Penumpang Easyjet Digeruduk Keluar dari Pesawat

Penumpang berbaju merah yang dikeluarkan dari penerbangan Easyjet EZY1837. Sumber: mirror.co.uk

Singgungan antar penumpang ketika tengah melakukan boarding di pesawat agaknya menjadi hal yang lumrah adanya. Namun apabila singgungan ini berbuntut pada pembatalan penerbangan, wah, bisa repot juga! Tapi sejatinya, kejadian seperti ini memang kerap terjadi di penerbangan di luar negeri sana – entah apa yang melatarbelakangi para penumpang ini menjadi sangat agresif.

Baca Juga: Inilah Beberapa Tipe Penumpang Pesawat, Anda Masuk Kategori Yang Mana?

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman mirror.co.uk (2/11), maskapai berbiaya rendah asal Inggris, Easyjet dengan nomor penerbangan EZY1837 terpaksa mengeluarkan dua penumpang dari penerbangannya karena dinilai telah bersikap kasar dan mengancam penumpang lain. Kejadian ini sendiri terjadi pada Jumat (1/11) kemarin, dimana pesawat ini sejatinya akan melakukan perjalanan dari Manchester menuju Amsterdam.

Mulanya proses boarding berjalan dengan lancar, hingga pada saatnya pesawat melakukan taxi menuju landas pacu, keributan pun terjadi. Saking parahnya, pilot sampai-sampai memutuskan untuk mengurungkan take-off dan kembali menuju gedung terminal. Setibanya di gedung terminal, kedua penumpang berjenis kelamin pria ini langsung diungsikan dari dalam pesawat guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari petugas keamanan.

Dalam beberapa foto yang sempat diabadikan oleh orang-orang di dalam pesawat, tampak salah satu dari dua pria yang diusir dari dalam penerbangan ini memiliki postur tubuh yang cukup besar dan mengenakan kaos berwarna merah.

Tidak hanya dua penumpang anonim ini saja yang ternyata harus meninggalkan pesawat, melainkan semua penumpang yang ada di dalam penerbangan Easyjet EZY1837 juga harus kembali menuju gedung terminal. Sejatinya, penerbangan berjadwal ini take-off pada pukul 11.35 waktu setempat, namun karena insiden ini, maka penerbangannya terlambat dua setengah jam.

“Awak kabin kami sudah terlatih untuk mengatasi penumpang semacam ini, sehingga keselamatan penumpang tetap menjadi yang utama di Easyjet,” ujar salah satu juru bicara Easyjet sembari membenarkan apa yang terjadi pada maskapai tersebut.

Baca Juga: Pergerakan Penumpang Pesawat, Bisa Jadi Faktor Penyebaran Infeksi Pernafasan

“Meskipun insiden seperti ini jarang terjadi, kami akan menanggapinya dengan sangat serius, tidak mentolerir perilaku kasar atau mengancam di atas pesawat,” sambungnya.

Walhasil, keterlambatan pemberangkatan dari Easyjet EZY1837 menuju Amsterdam membuat pesawat ini baru mendarat pada pukul 16.24 waktu setempat – seharusnya pesawat tiba sekitar pukul 14.00 waktu setempat.