Dianggap Pelanggaran Minor, di Kereta Komuter Jepang Ada Marka “Dilarang Meludahi Petugas”

Sumber: soranews24.com

Biasanya, sebuah marka pengingat sengaja dibuat karena pernah ada atau maraknya pelanggaran yang dilakukan penumpang ketika menggunakan sarana transportasi berbasis massal. Sebut saja di Commuter Line Jabodetabek yang memasang marka ini di pintu kereta atau diumumkan melalui pengeras suara di dalam rangkaian kereta. Biasanya pengumuman tersebut berisikan himbauan kepada para penumpang untuk tidak duduk di lantai kereta, tidak berjualan, dan memberikan tempat duduk kepada penumpang prioritas.

Baca Juga: Di Luar Regulasi, Manipulasi Psikologi Turut Campur Tangan di Perkeretaapian Jepang

Namun kali ini ada himbauan di kereta yang terbilang cukup unik namun faktanya kerap terjadi. Ya, di Jepang, ada marka pengingat yang isinya melarang penumpang untuk meludah kepada kru kereta. Mungkin ini terdengar sedikit menjijikan bagi orang Indonesia, namun karena hal semacam ini marak terjadi di Negeri Matahari Terbit, maka operator kereta terpaksa mengingatkan kembali kepada setiap penumpangnya bahwa meludah kepada kru kereta merupakan sebuah pelanggaran.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman soranews24.com (7/3/2019), salah satu operator kereta di Jepang, JR East menyebutkan bahwa tindakan meludah kepada petugas semacam ini memang masuk ke dalam kategori pelanggaran minor. Kendati begitu, ketidakpuasan penumpang terhadap keseluruhan sistem kereta api di Jepang kerap dilampiaskan kepada petugas.

“Meludahi staf adalah pelanggaran. Orang yang menyebarkan gangguan yang berbahaya akan mendapatkan hukuman berat. Ini harus benar-benar dihentikan. Siapa pun yang menyaksikan pelanggaran ini, harap beri tahu staf stasiun atau petugas keamanan terdekat,”

Begitulah kurang lebih himbauan yang dibuat oleh JR East dalam bahasa Jepang.

Mungkin respon yang dilakukan oleh oknum penumpang seperti meludah kepada petugas ini bisa dibilang terlalu berlebihan jika hanya ditengarai oleh ketidakpuasan terhadap sistem kereta api. Sederhananya, jika tidak puas dengan sistem kereta api, alangkah lebih bijaknya jika melakukan kritik terhadap perusahaan langsung, bukan malah menyerang orang yang sebenarnya tidak berkecimpung langsung dalam penyusunan atau pengoperasian sistem tersebut.

Baca Juga: Bunyi Lonceng Kereta di Perlintasan Sebidang, Antara Manfaat dan Penebar Polusi Suara

Selain melanggar norma sopan santun, meludah juga bisa menyebarkan penyakit dan satu yang sudah pasti – itu sangat menjijikkan.

Kiranya dengan dibuat marka pengingat semacam ini dapat meminimalisir oknum penumpang yang memiliki tabiat buruk dan lebih menghargai orang lain – terlepas apakah mereka sesama penumpang atau petugas kereta api.