Dua Hari Ditutup, PT Angkasa Pura I Lakukan Perbaikan dan Pemeliharaan Bandara Ngurah Rai

0

Lewat dua kali NOTAM, sejak Senin 27 November hingga 24 jam kedepan, yakni 29 November 2017 pukul 07.00 WITA, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dinyatakan ditutup untuk segala aktivitas penerbangan. Perpanjangan penutupan tersebut didasarkan kondisi pancara abu vulkanik dari Gunung Agung yang masih dianggap rentan untuk keselamatan penerbangan dari dan ke bandara terbaik di dunia tersebut. NOTAM sendiri dapat diperpanjang jika kondisi udara belum dinyatakan aman oleh otoritas penerbangan.

Baca juga: Ini Dia Serba-Serbi NOTAM, Pemberitahuan Yang Terkesan “Menakutkan”

Dengan status penutupan bandara, tidak lantas aktivitas kerja di Bandara Ngurah Rai berhenti, justru momen ini dimanfaatkan PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali untuk melakukan pengoptimalan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan area air side. Hal ini dilakukan seiring dengan pelayanan yang terus dilakukan terhadap para penumpang pesawat terdampak penutupan bandara akibat erupsi Gunung Agung.

“Di luar pekerjaan pemeliharaan rutin yang terjadwal, untuk memanfaatkan status penutupan operasional bandara akibat erupsi Gunung Agung, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga melakukan pekerjaan-pekerjaan non-rutin seperti perbaikan apron yang progress-nya sudah mencapai 90 persen dan grill saluran air,“ kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com hari ini.

Adapun pekerjaan pemeliharaan rutin yang dilakukan yaitu pengecatan marka runway taxiway dan apron, pemotongan rumput runway strip, serta pembersihan rubber deposit. Pekerjaan lainnya yang dilakukan untuk memanfaatkan status penutupan Bandara Bali ini yaitu overlay runway 09-27 yang progress-nya diestimasikan mencapai 23 persen.

Masih terkait penutupan bandara, pada Selasa (28/11), hingga pukul 12.00 WITA, Angkasa Pura I Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali bekerja sama dengan instansi terkait telah memfasilitasi 510 penumpang terdampak penutupan bandara menggunakan bus untuk menuju Terminal Mengwi sebanyak 406 penumpang dan langsung ke Surabaya sebanyak 104 penumpang. Akumulasi total penumpang yang difasilitasi Angkasa Pura I menggunakan transportasi darat sejak Senin (27/11) lalu sebanyak 1.297 penumpang.

Baca juga: Ditutup 24 Jam Kedepan, Bandara Ngurah Rai Sementara Tak Layani Penumpang

Hingga Selasa (28/11) ini terdapat pembatalan 443 penerbangan domestik dan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang terdiri dari 242 penerbangan domestik dan 201 penerbangan internasional.

Leave a Reply