Gegara Gerombolan Lebah di Jendela Kokpit Air India, Penerbangan Terpaksa Ditunda

Masih ingat dengan kabar seekor burung burung hantu yang tiba-tiba berada dalam kokpit pesawat Jet Airways? Burung hantu ini mungkin tidak mengganggu meski berada dalam kokpit, tetapi bagaimana jika segerombolan lebah menutupi kaca kokpit, apakah pesawat bisa terbang dalam kondisi tersebut?

Baca juga: Ditemukan di Dalam Kokpit Jet Airways, Burung Hantu Dianggap Pertanda Baik

Baru-baru ini penerbangan Air India tertunda selain karena masalah teknis juga kemunculan segerombolan lebah. Lebah-lebah ini tidak berada di dalam kokpit tetapi di jendela luar kokpit dan membuat pandang pilot terhalang.

KabarPenumpang.com melansir laman washingtonpost.com (17/9/2019), Direktur Bandara Kolkata, Kaushik Bhattacharjee mengatakan, para pekerja sudah mencoba mengusir sekelompok lebah itu tetapi diserang. Bahkan wiper kaca depan kokpit pun tidak bisa digunakan dengan baik karena lebah menempel.

Ini kemudian membuat petugas memanggil pemadam kebakaran bandara untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut. Juru bicara Air India mengatakan, jika lebah itu ada yang tebang ke mesin dan masuk ke dalamnya, ini bisa merusak dan membahayakan para penumpang.

Setelah satu jam mencoba mengusir lebah-lebah itu, akhirnya pemadam kebakaran menyemprotkan air dan membuat mereka terusir. Ahli etimologi mengatakan, seekor lebah ratu dan koloni mungkin tengah berpindah menuju rumah baru mereka.

Ternyata masalah lebah tak hanya terjadi di Air India, tahun lalu, segerombolan lebah masuk ke dalam pesawat South Africa. Tak hanya itu, penerbangan American Airlines yang akan berangkat dari Miami juga harus tertunda karena lebah dan penumpang mau tak mau meninggalkan pesawat sementara lebah itu dibereskan dari dalam kabin.

Dikatakan George Botta seorang pembasmi lebah dari Las Vegas, sekumpulan lebah yang tersedot ke dalam mesin bisa menyebabkan kerusakan.

“Ini tidak seburuk mengusir sekawanan burung, tetapi seperti menuangkan madu ke dalam mesin,” kata Botta.

Seorang pemilik Bee Buster di California Selatan, David Marder mengatakan, pihaknya sepanjang waktu sering dipanggil ke Bandara. Dia mengatakan, untuk menangani lebah itu, hanya dengan menyedotnya dan ini akan direkomendasikan ke India.

“Semua orang akan pergi dalam 20 menit,” katanya.

Meski pemadam kebakaran mengusir dengan busa, Marder mengatakan, hal terpenting adalah pesawat tidak bermasalah dan penumpang bisa terbang dengan nyaman.

Baca juga: Kaca di Kokpit Mendadak Pecah, Kopilot Sichuan Airlines Nyaris Terkena Dekompresi

“Ketika Anda memiliki pesawat yang penuh dengan orang, yang paling penting adalah membuat orang itu selamat sehingga mereka bisa turun atau pergi dari pesawat,” kata Marder.