Grab Hadirkan Fitur Telepon Pengemudi Tanpa Pulsa

Aplikasi GrabShuttle Plus (www.straitstimes.com)

Sebagai salah satu perusahaan ride hailing terbesar di Indonesia, Grab meluncurkan fitur baru dalam aplikasinya. Fitur terbaru ini sendiri merupakan hal yang bisa memudahkan penumpang untuk menghubungi pengemudi yang akan menjemputnya.

Baca juga: Wajib Selfie, Jadi Syarat Naik Grab di Malaysia

KabarPenumpang.com mengutip dari laman detikiinet.com (17/4/2019), adapun fitur terbaru itu adalah dimana penumpang tak lagi perlu mengeluarkan pulsa ketika menelpon pengemudi. Dari video singkat di akun Instagram milik Grab, terlihat aktivitas percakapan telepon seorang penumpang yang menghubungi mitra pengemudi melalui fitur chat.

Grab menghadirkan fitur baru ini juga untuk membuat penumpang yang kerap kali typo atau salah pengetikan tulisan dimudahkan. Bahkan fitur ini tak lagi mengeluarkan pulsa melainkan dengan data seluler atau via internet.

“Ajfh inkay saua. Maap maap typo. Jadi ini udah ada fitur telfon pake internet di Grab lho. Gak ada alesan lagi tuh buat keabisan pulsa atau ngetik typo. Udah nyobain belom? Cuma di Grab. #AutoGampang,” tulis Grab Indonesia yang menjadi caption di Instagram-nya.

Keputusan menghadirkan fitur baru ini kemudian di tanggapi berbagai komentar oleh warganet. Beberapa diantaranya mengaku agak kesulitan menghubungi mitra pengemudi dan lainnya mengatakan adanya fitur ini memudahkan pelanggan.

“Parahh, susah menelpon dengan fitur ini suara driver gk jelas,” tulis akun @vincenthuang_

“Makin mudah gunain Grab,” ujar akun lainnya @ddar51.

Sebelumnya fitur telepon sendiri sudah disematkan namun pelanggan masih menggunakan pulsa pribadinya. Selain fitur yang memudahkan untuk menelepon, ada pula ‘Share My Ride’ yang memudahkan penumpang membagikan perjalannya untuk di lacak orang yang dipercaya demi alasan keamanan.

Baca juga: Lawan Opik, Grab Indonesia Luncurkan “Grab Defense”

Selain ‘Share My Ride’ fitur penunjang keamanan lainnya juga turut disematkan. Misalnya menerapkan proses otentikasi bagi mitra driver maupun pelanggan, kemudian juga dengan menyamarkan nomor telepon.

Adapun di Filipina sendiri pengguna bisa menyimpan lokasi yang sering kali dikunjungi untuk memudahkan pencarian dan pengalaman pemesanan lebih cepat. Lokasi yang tersimpan biasanya seperti alamat rumah, kantor dan beberapa tempat lainnya. Bahkan fitur ini juga memungkinkan pemilihan alamat yang sering digunakan pengguna untuk pengambilan dan pengantaran barang.