KAI Services Hadirkan Menu Kuliner Khas Garut “Cuanki Ciomy” di Kereta dan Loko Cafe

KAI Services berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut adalah menghadirkan produk Cuanki Ciomy yang merupakan kuliner khas Garut, Jawa Barat, yang kini dapat dinikmati di Loko Cafe dan Kuliner Kereta by KAI Services.

Sebagai produk yang sudah cukup dikenal dan disukai oleh penumpang kereta api maupun pengunjung Loko Cafe, Cuanki Ciomy yang dijual seharga Rp33.000 per porsi, menawarkan cita rasa khas Nusantara yang praktis untuk dinikmati selama perjalanan. Melalui kerja sama ini, KAI Services tidak hanya memperkaya pilihan kuliner yang bisa dipilih pelanggan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan skala bisnis mereka.

Langkah yang dilakukan KAI Services ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden 2024-2029, khususnya dalam aspek penguatan ekonomi berbasis kerakyatan dan pemerataan pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM. Dengan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal, KAI Services turut berperan dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil.

Saat ini, KAI Services telah bermitra dengan berbagai UMKM untuk menghadirkan produk-produk berkualitas yang sesuai dengan standar keamanan pangan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lebih banyak produk lokal yang dapat dikenal dan dinikmati oleh pelanggan kereta api di seluruh Indonesia.

Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, kerja sama ini juga bertujuan untuk memperkaya pengalaman pelanggan dengan menghadirkan kuliner khas daerah di perjalanan mereka. Dengan kurasi produk yang ketat, KAI Services memastikan setiap makanan dan minuman yang tersedia di Loko Cafe maupun Kuliner Kereta  memenuhi standar kualitas terbaik.

Untuk kedepannya, KAI Services akan terus memperluas kemitraan dengan UMKM dari berbagai daerah guna menghadirkan lebih banyak produk kuliner nusantara yang berkualitas tinggi dan berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi nasional.

Gunakan Wooden Cutlery, KAI Services Dukung Gerakan Ramah Lingkungan pada Produk Kuliner Kereta 

Ini Delapan Tips Berburu Tiket Bus untuk Mudik Lebaran

Puasa Ramadhan baru mulai berjalan beberapa hari, tetapi perburuan tiket mudik sudah mulai dilakukan bagi perantau. Bahkan mereka sudah mencari tiket sebelum puasa dimulai pada 1 Maret 2025 kemarin.

Biasanya perantau melakukan ini agar tidak kehabisan tiket dan bisa mudik agar berkumpul Bersama saat Idul Fitri. Nah dari pada takut kehabisan tiket, KabarPenumpang.com punya tips menarik berburu tiket bus untuk mudik.

1. Cek jadwal penjualan tiket
Sebagai generasi yang melek teknologi, rajin-rajinlah Anda cek media sosia perusahaan otobus (PO). Biasanya mereka memeritahukan tanggal pembelian resmi tiket mudik mulai dijual. Contoh PO yang popular ada Rosalia Indah, Sinar Jaya, Pahala Kencana, Budiman, Harapan Jaya, dan lainnya.

2. Pesan tiket online lebih awal
Ini yang paling wajib dilakukan bagi kalian perantau yang mau mudik. Biasanya aplikasi pemesanan tiket sudah mulai membuka penjualan H-30 keberangkatan. Bahkan mereka juga tak jarang buka lebih awal dari itu. Ingat ya jangan mepet kalau masih mau harga yang cukup bersahabat. Sebab, bila mepet membeli tiket, bukan hanya bisa kehabisan tiket, tapi juga harganya jauh melambung tinggi dari harga normal.

3. Gabung grup informasi tiket
Sebagai pengguna setia bus atau busmania, tak mungkin tak punya grup chat informasi bus. Biasanya ada grup WhatsApp, Telegram, atau Facebook yang anggotanya sering update soal tiket bus. Tak jarang pula, Anda bisa dapat info lebih awal karena bocoran jadwal penjualan. Selain bisa dapat lebih awal, diskon juga sering dibagikan.

4. Data diri
Sama seperti moda transportasi lainnya, penumpang bus juga harus menyiapkan KTP dan data penunjang penumpang lainnya untuk memesan tiket bus.

5. Pilih jadwal di luar jam favorit
Biasanya tiket cepat habis untuk keberangkatan pagi atau sore. Coba pilih jam keberangkatan malam atau dini hari, peluang dapetnya lebih besar.

6. Manfaatkan fitur pengingat
Aplikasi seperti Traveloka dan RedBus punya fitur “Notifikasi Tiket Dibuka”. Aktifkan fitur ini biar kamu nggak ketinggalan.

7. Pesan dibeberapa aplikasi
Kalau di satu aplikasi habis, coba di aplikasi lain. Kadang stok tiket dibagi di beberapa platform.

8. Cari PO sesuai
Kalau PO favoritmu habis, coba cek bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) lain yang sekelas atau lebih bagus.

Nah, bagi kalian yang mau mudik, yang paling penting mencari tiket adalah sering-sering refresh aplikassi saat jam penjualan tiket. Karena kadang sistem suka delay atau ada pembatalan tiket dari orang lain.

Mudik Lebaran Gratis 2025, Kemenhub Siapkan Lebih dari 60 Ruas Trayek Jalur Laut

Pertama Kalinya Sejak Pandemi, Korea Utara Terima Kelompok Wisatawan Asing dari Eropa

Membayangkan ‘sosok angker’ Kim Jong Un, membuat banyak orang ciut jika mendengar nama Korea Utara. Hal tersebut sudah barang tentu tak kondusif bagi sektor pariwisata, sesuatu yang tengah dicoba di negara sosialis komunis tersebut. Namun, belum lama ada kabar, sekelompok wisatawan internasional untuk pertama kalinya telah tiba di Korea Utara.

Seperti dikutip The Washington Post (26/2/2025), Korea Utara membuka diri untuk sekelompok wisatawan internasional untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Sekelompok kecil wisatawan asing telah mengunjungi Korea Utara dalam seminggu terakhir, menjadikan mereka wisatawan internasional pertama yang memasuki negara itu dalam lima tahun terakhir, kecuali sekelompok wisatawan Rusia yang pergi ke Korea Utara tahun lalu.

Perjalanan terbaru tersebut mengindikasikan Korea Utara mungkin bersiap untuk memulai kembali pariwisata internasionalnya secara penuh untuk mendatangkan mata uang asing yang sangat dibutuhkan guna menghidupkan kembali ekonominya yang sedang berjuang, kata para ahli.

Perusahaan perjalanan yang berkantor pusat di Beijing, Koryo Tours, mengatakan bahwa mereka telah mengatur perjalanan lima hari dari tanggal 20 Februari hingga 24 Februari untuk 13 wisatawan internasional ke kota perbatasan Korea Utara di timur laut, Rason, tempat zona ekonomi khusus negara itu berada.

Manajer Umum Koryo Tours, Simon Cockerell, mengatakan bahwa para wisatawan dari Inggris, Kanada, Yunani, Selandia Baru, Perancis, Jerman, Austria, Australia, dan Italia menyeberang melalui jalur darat dari Cina. Ia mengatakan bahwa di Rason, mereka mengunjungi pabrik, toko, sekolah, dan patung Kim Il Sung dan Kim Jong Il, mendiang kakek dan ayah dari pemimpin saat ini Kim Jong Un.

“Sejak Januari 2020, negara ini telah ditutup untuk semua wisatawan internasional, dan kami senang akhirnya menemukan peluang di daerah Rason, di ujung utara Korea Utara,” kata Cockerell.

“Tur pertama kami telah berakhir, dan sekarang lebih banyak wisatawan baik dalam kunjungan kelompok maupun pribadi datang, mengatur perjalanan,” tambahnya.

Setelah pandemi dimulai, Korea Utara dengan cepat melarang wisatawan, mengusir diplomat, dan sangat membatasi lalu lintas perbatasan. Namun sejak 2022, Korea Utara perlahan-lahan melonggarkan pembatasan dan membuka kembali perbatasannya.

Pada Februari 2024, Korea Utara menerima sekitar 100 wisatawan Rusia, warga negara asing pertama yang mengunjungi negara itu untuk bertamasya. Hal itu mengejutkan banyak pengamat, yang mengira wisatawan pertama pascapandemi akan datang dari Cina, mitra dagang terbesar dan sekutu utama Korea Utara.

Sebanyak sekitar 880 wisatawan Rusia mengunjungi Korea Utara sepanjang tahun 2024, kata Kementerian Unifikasi Korea Selatan, mengutip data resmi Rusia.

Setelah Empat Tahun Terhenti, Jalur Kereta Rusia dan Korea Utara Dibuka Kembali

Hal ini menandakan seberapa dekat Korea Utara dan Rusia satu sama lain karena Korea Utara telah memasok senjata dan pasukan ke Rusia untuk mendukung perangnya melawan Ukraina. Hubungan antara Korea Utara dan Cina mendingin karena Cina menunjukkan keengganannya untuk bergabung dengan aliansi tiga arah anti-AS dengan Korea Utara dan Rusia, kata para ahli.

Sebelum pandemi, pariwisata merupakan sumber mata uang asing yang mudah dan sah bagi Korea Utara, salah satu negara yang paling banyak dikenai sanksi di dunia karena program nuklirnya.

Korea Utara diperkirakan akan membuka situs pariwisata besar-besaran di pantai timur pada bulan Juni. Pada bulan Januari ketika Presiden Donald Trump membanggakan hubungannya dengan Kim Jong Un, ia berkata bahwa “Saya pikir ia memiliki kemampuan kondominium yang luar biasa. Dia punya banyak garis pantai.” Itu mungkin merujuk ke lokasi pantai timur.

Kembalinya wisatawan Cina akan menjadi kunci untuk menjadikan industri pariwisata Korea Utara menguntungkan karena mereka mewakili lebih dari 90% dari total wisatawan internasional sebelum pandemi, kata Lee Sangkeun, seorang pakar di Institut Strategi Keamanan Nasional, sebuah lembaga pemikir yang dijalankan oleh badan intelijen Korea Selatan. Dia mengatakan bahwa di masa lalu, hingga 300.000 wisatawan Cina mengunjungi Korea Utara setiap tahun.

“Korea Utara telah banyak berinvestasi di lokasi pariwisata, tetapi tidak banyak permintaan domestik,” kata Lee. “Kami dapat menilai bahwa Korea Utara sekarang ingin melanjutkan pariwisata internasional untuk mendatangkan banyak wisatawan dari luar negeri.”

Pembatasan yang biasanya diberlakukan Korea Utara pada wisatawan asing — seperti persyaratan agar mereka bepergian dengan pemandu lokal dan pelarangan fotografi di tempat-tempat sensitif — kemungkinan akan merugikan upayanya untuk mengembangkan pariwisata. Lee mengatakan bahwa Rason, lokasi pantai timur, dan Pyongyang akan menjadi tempat-tempat yang menurut Korea Utara dapat dengan mudah memantau dan mengendalikan wisatawan asing.

Korea Utara Berencana Buka Resor Wisata untuk Pelancong Asing yang Bernyali

KAI Kembali ‘Mutasi’ Kereta Penumpang dari Jawa Untuk Tambahan Sarana di Sumatera

Rencana pengiriman kembali rangkaian kereta api penumpang akhirnya dilakukan. Mutasi kereta api kelas ekonomi dari berbagai wilayah di Jawa telah dikirim satu persatu menuju tanah Sumatera pada hari Senin (3/3/2025).

Ya, meskipun rangkaian kelas ekonomi sudah tidak digunakan lagi sebagai kereta api lokal maupun antar kota, namun KAI sudah memilah tiap uninya masih layak jalan. Meskipun tahun yang dikirim telah berusia cukup tua tapi rangkaian tersebut nantinya akan masuk ke bagian perbaikan dan pengecekan lebih dulu. Ini dimaksudkan agar nantinya bisa digunakan kembali sebagai angkutan penumpang yang lebih baik.

Dikutip dari laman railway ennthusiast digest bahwa ada sebanyak 22 unit kereta penumpang yang dimutasi yang mana terdiri atas 17 unit kereta ekonomi (K3), 2 unit kereta makan dan pembangkit kelas ekonomi (KMP3), 2 unit kereta makan dan pembangkit serta fasilitas penumpang kelas bisnis (KMP2), dan 1 unit kereta makan dan pembangkit kelas bisnis (MP2). Sarana kereta penumpang ini berasal dari sejumlah depo kereta di Pulau Jawa seperti Bandung, Ketapang, Semarang Poncol, Purwokerto, Solo Balapan, Sidotopo, dan Malang. Adapun nomor sarana kereta masing-masing dipo sebagai berikut:
1. Seri K306680 Dipo Induk Semarang Poncol
2. Seri K308502 Dipo Induk Sidotopo
3. Seri K308503 Dipo Induk Sidotopo
4. Seri K308506 Dipo Induk Sidotopo
5. Seri K308520 Dipo Induk Sidotopo
6. Seri K308523 Dipo Induk Semarang Poncol
7. Seri K308538 Dipo Induk Sidotopo
8. Seri K309301 Dipo Induk Semarang Poncol
9. Seri K309306 Dipo Induk Sidotopo
10. Seri K309320 Dipo Induk Malang
11. SeriK309345 Dipo Induk Purwokerto
12. Seri K309428 Dipo Induk Purwokerto
13. Seri KMP306514 Dipo Induk Semarang Poncol
14. Seri KMP208601 Dipo Induk Semarang Poncol
15. Seri P00103 Dipo Induk Solobalapan
16. Seri K309302 Dipo Induk Ketapang
17. Seri K309316 Dipo Induk Ketapang
18. Seri K309803 Dipo Induk Bandung
19. Seri K309805 Dipo Induk Bandung
20. Seri K309810 Dipo Induk Bandung
21. Seri KMP206602 Dipo Induk Sidotopo
22. Seri KMP306605 Dipo Induk Bandung

Pengiriman rangkaian kereta di Pelabuhan Tanjung Priok (Foto: facebook.com/derry)

Dari sebanyak 22 unit kereta yang di kirim ke Sumatera, informasi yang didapat rencana akan dipergunakan di jalur Lampung dan Sumatera Selatan serta Sumatera Barat. Rangkaian kelas ekonomi split ini rencana akan dipergunakan sebagai perjalananan kereta api penumpang reguler. Untuk wilayah Lampung dan Sumatera Selatan akan sebagai KA Rajabasa maupun KA Bukit Serelo dan di Sumatera Barat akan digunakan sebagai KA Pariaman Ekspres.

Fyi, rangkaian kereta kelas ekonomi ini dikirim dari beberapa wilayah menggunakan kereta api reguler dengan tujuan Jakarta. Selanjutnya rangkaian tersebut akan dikirim ke Stasiun Tanjung Priok, kemudian kereta-kereta ekonomi ini dilangsir ke Terminal JICT untuk dinaikkan ke atas truk dan selanjutnya melanjutkan perjalanan di jalur Sumatera.

Ini Rahasia Jalur Kereta Api Agar Tetap Kuat Saat Dilewati

Stasiun Bergaya Artdeco, Segudang Cerita Sejarah Dunia Perkeretaapian di Indonesia

Banyak warisan cagar budaya pada bangunan di area kereta api masih terlihat sempurna bahkan masih digunakan hingga saat ini. Misalnya pada bangunan stasiun yang masih untuh dan juga dipergunakan untuk fasilitas penumpang yang hendak menggunakan kereta api. Atap-atap stasiun peninggalan jaman kolonial pun masih dilestarikan keasliannya, membuat kagum yang melihatnya.

Bentuk dan ukiran yang terpampang di dinding stasiun pun menandakan menjadi saksi bisu sejarah saat awal mula dibangun. Di kawasan Jabodetabek sendiri, keberagaman bangunan stasiun peninggalan kolonial tersebar dibeberapa stasiun, seperti: Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Jakarta Kota, dan Stasiun Bogor.

Namun sangat disayangkan, sebenarnya ada satu stasiun lagi menggunakan bangunan peninggalan kolonial yaitu Stasiun Rangkasbitung. Saat ini bagian atap Stasiun Rangkasbitung dalam tahap pembongkaran. Berbagai kritikan pun sempat masuk melalui media sosial tentang perombakan stasiun ini. Bahkan sejarawan dan budayawan, Teguh Setiawan pun mengomentari, “Jika alasannya adalah efesiensi dan bisa mengakomodasi jumlah penumpang yang ingin mengunakan kereta api, maka hendaknya jalur masuk dan jalur keluar diperbanyak dengan disertai jadwal keberangkatan kereta api yang padat”.

Banyaknya stasiun peninggalan Belanda saat ini menjadikan stasiun tak hanya dijadikan sebagai tempat untuk naik dan turun penumpang saja, melainkan sebagai destinasi sejarah. Seperti pada beberapa stasiun peninggalan Belanda bergaya artdeco berikut ini:

1. Stasiun Sukabumi
merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Gunungparang, Cikole, Sukabumi. Stasiun yang terletak pada ketinggian +584 meter ini adalah stasiun yang lokasinya paling selatan di Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan satu-satunya stasiun kereta api yang berada di Kota Sukabumi dengan jarak 111,8 km arah tenggara dari Jakarta Kota.

Awalnya Perusahaan Nederlandsch Indische Spoorweg Maatscappij (NISM) telah berhasil membangun jalur kereta api Jakarta-Bogor pada 1873, pemerintah kolonial kemudian melanjutkan pembangunan jalur hingga sampai ke wilayah Priangan, Bandung, Sukabumi, dan Cianjur.

Stasiun ini dahulu memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, tetapi kini tinggal jalur 1-3 yang masih aktif. Jalur 1 dan 2 biasanya digunakan untuk Kereta api Pangrango ataupun Kereta api Siliwangi, sedangkan jalur 3 adalah sepur simpan. Selain itu, stasiun ini dahulu mempunyai depo lokomotif dan turntable. Depo lokomotifnya sudah dibongkar dan kini hanya tersisa turntable saja meski saat ini sudah tidak digunakan lagi, karena lokomotif saat ini sudah menggunakan seri CC206.

2. Stasiun Padalarang
Stasiun ini dibangun bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api tahap ketiga yang menghubungkan Cianjur dan Bandung pada 1884. Dibangun dengan sentuhan art deco yang kental, bagian atap stasiun ini dibentuk sangat tinggi dan bertembok tebal. Keunikan lainnya yang dapat ditemui di stasiun ini adalah ditemukannya jendela-jendela besi dan brangkas.

Dibangun oleh perusahaan Staatspoorwagen, lokasi stasiun ini berada di Kota Cianjur dan dikelilingi oleh pertokoan dan pemukiman padat. Stasiun Padalarang saat ini telah menjadi stasiun pemberhentian kereta api cepat dan memiliki bangunan baru disebelahnya. Namun begitu bangunan lama stasiun ini masih terlihat jelas dan tidak dibongkar. Nilai cagar budayanya pun masih tetap dipertahankan.

Stasiun ini memiliki lima jalur kereta api. Pada awalnya, jalur 2 merupakan sepur lurus jalur ganda ke arah Bandung sekaligus sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Bogor, jalur 3 merupakan sepur lurus jalur ganda dari arah Bandung sekaligus sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Cikampek, serta jalur 5 yang dilengkapi fasilitas bongkar muat batu balas/kricak.

3. Stasiun Bogor
Stasiun Bogor ternyata menyimpan sejarah panjang perkeretaapian di Indonesia. Dibangun pada 1881, stasiun yang berada pada ketinggian 246 meter di atas permukaan laut ini tiap hari melayani ribuan penumpang commuter line dan juga KA Pangrango yang mengantarkan penumpang ke Kota Sukabumi.

Arsitektur bangunan utamanya menampilkan karakter khas gaya Indische Empire. Bentuk massa bangunannya simetris dan memberi penekanan pada bagian tengah sebagai pintu masuk serta lobby utama bergaya Neoklasik.

Pada bagian atas, atap pelana dengan pedimen segitiga serta gerbang lengkungnya menciptakan kesan anggun pada fasad depan bangunannya. Pada bagian belakang, terdapat dinding plesteran dengan ornamen garis-garis serta akhiran cornice di bagian atas berpola lekukan kecil.

4. Stasiun Solo Jebres
Solojebres merupakan stasiun kereta api yang terletak di Jalan Ledoksari No 1, Purwadiningratan, Jebres, Surakarta. Stasiun ini didirikan oleh Staatsspoorwegen di tahun 1884, yang kini menjadi stasiun heritage, bangunan cagar budaya yang dilindungi dan dilestarikan pemerintah.

Stasiun Solo Jebres dahulu merupakan stasiun besar yang menjadi pemberhentian semua kereta api ekonomi yang ada di Indonesia. Bangunan stasiun ini memiliki keunikan yang tidak dapat dijumpai di stasiun lain milik SS. Tampilan depan stasiun dahulu ditujukan kepada pihak Keraton Kasunanan Surakarta.

Secara garis besar, stasiun ini memiliki gaya Indische Empire, sama dengan stasiun SS lainnya yang dibangun pada tahun 1880–90-an, tetapi tampak depan bangunan utama stasiun kaya akan detail yang dipengaruhi dari gaya Neoklasik. Kesan art nouveau ditekankan pada banyak elemen, seperti jalusi, ornamen, serta terali di ventilasi yang berbentuk setengah lingkaran pada pintu keberangkatan. Cetakan berbentuk cornice terdapat pada pintu-pintu selain pintu keberangkatan yang memberi kesan megah pada bangunan.

Merasakan Nuansa Khas Vintage Stasiun Gundih di Jalur Penghubung Semarang-Solo

Dualisme Kapal Pesiar, Monoton Dengan Kapal Besar atau Variatif Dengan Kapal Kecil?

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa di luar sana, sudah banyak kapal-kapal pesiar berukuran jumbo yang hilir mudik di lautan. Bak layaknya sebuah kota terapung, namun sebagian orang percaya bahwa ini adalah era dari kapal berukuran kecil.

Seolah kalah pamor dari kapal-kapal berukuran besar, kapal kecil berukuran kecil diam-diam menjamur memenuhi permintaan pasar yang menghindari keramaian. Ya, kapal kecil adalah ‘jalan keluar’ bagi mereka yang memiliki stereotip bahwa berlayar dengan kapal pesiar jumbo terlalu cworded dan ramai.

Baca Juga: Lima Kali Lebih Besar dari Titanic, Inilah Profil Icon of the Seas – Kapal Pesiar Terbesar di Dunia

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman smh.com.au (02/03/2025), kapal kecil umumnya dikategorikan sebagai kapal dengan kapasitas di bawah 1000 tamu, meskipun banyak kapal kecil di luar sana yang jauh lebih sedikit membawa tamu dan menonjolkan kesan eksklusif di setiap pelayarannya.

Namun jika Anda berharap akan menempuh pelayaran yang dihiasi oleh pertunjukan besar, seluncuran air berukuran raksasa hingga pesta dek yang riuh, maka kapal kecil bukanlah opsi untuk Anda. Ya, biasanya kapal-kapal berukuran kecil menawarkan hiburan yang ‘lebih sederhana’ ketimbang kapal besar.

Kapal-kapal kecil umumnya lebih tenang dan memiliki lebih sedikit fasilitas; di luar dek kolam renang, spa, restoran, dan bar, serta teater dengan hiburan sederhana. Apapun variasi yang ditawarkan oleh pihak operator, agaknya para tamu kapal kecil lebih tertarik pada destinasi yang dikunjungi.

Dari segi destinasi, kapal-kapal kecil menawarkan rencana perjalanan yang lebih menarik, karena mereka dapat mengakses spot-spot yang sulit dijangkau oleh kapal berukuran besar; sebut saja pelabuhan, pulau, teluk, dan terkadang sungai hingga tempat-tempat terpencil yang tidak akan pernah bisa Anda kunjungi dengan kapal berukuran besar.

Rute perjalanan dengan kapal kecil lebih sering berfokus pada satu negara atau wilayah, dan tidak jarang juga mengangkat subjek yang menarik untuk ‘diselami’ lebih dalam, seperti tema kesehatan lingkungan, produsen anggur ternama, atau berinteraksi dengan satwa liar. Sementara di lain sisi, kapal besar sering berlayar di rute yang sama dan membosankan. Kapal-kapal kecil juga acap kali menawarkan paket liburan seasonal, untuk menawarkan pilihan pelayaran yang dinamis dan kreatif.

Silver Nova. Sumber: istimewa

Jika Anda masih belum terbayang akan kapal kecil yang dimaksud di atas, Silver Nova dan Viking Sky yang kemarin sempat bersandar di Bali merupakan salah satu contoh kapal kecil di pembahasan ini. Kedua kapal ini menawarkan pengalaman uniknya masing-masing; Silver Nova yang lebih menonjolkan sisi relaksasi kepada setiap penumpang, sementara Viking Sky lebih menawarkan perjalanan yang sarat akan nilai budaya.

Jadi, Anda ada di pihak kapal kecil atau kapal besar? Tuliskan pendapat Anda!

Momen Langka! Tiga Kapal Pesiar Internasional Sandar di Pelabuhan Benoa

Jelang Osaka Expo, JAL dan Bandai Namco Luncurkan Jet Gundam

Japan Airlines (JAL) dan Bandai Namco Holdings meluncurkan jet penumpang dengan corak khusus berdasarkan serial anime robot populer Gundam di Bandara Haneda Tokyo pada hari Senin lalu, menjelang pembukaan World Exposition 2025 di Osaka pada bulan April mendatang.

Robot tersebut akan muncul di layar di paviliun Bandai Namco di Osaka Expo. Pesawat Boeing 737-800, yang juga menampilkan maskot resmi pameran, Myaku-Myaku, melakukan penerbangan pertamanya pada sore hari dan akan digunakan untuk penerbangan domestik hingga sekitar bulan November.

“Ini adalah hasil akhir yang sangat keren dan mengesankan,” kata Kumiko Miyasaka, kepala cabang JAL di Jepang bagian barat, pada upacara peluncuran.

“Kami ingin membawa mimpi, harapan, dan kegembiraan, terutama bagi anak-anak yang sedang memikul masa depan,” kata direktur Bandai Namco Nobuhiko Momoi. Kedua perusahaan juga berencana merilis barang-barang edisi terbatas untuk memperingati pameran tersebut.

Japan Airlines Tanda Tangani Kontrak A350 Virtual Procedure Trainer

Ternyata, #KaburAjaDulu Juga ‘Pernah Viral’ di Amerika Serikat, Cari Tahu di Sini!

Tren tagar #KaburAjaDulu yang belakangan ramai dibicarakan di berbagai platform sosial media ternyata telah terlebih dahulu viral di Negeri Paman Sam. Tarik mundur ke tahun 2024 kemarin, di mana Presiden Donald Trump terpilih kembali sebagai Presiden AS, ada sebuah perusahaan pelayaran yang menawarkan program tinggal di kapal pesiar dengan durasi waktu yang variatif; mulai dari 1 hingga 4 tahun. Karena durasinya yang tidak sebentar, pada akhirnya program ini hadir seolah sebagai bentuk #KaburAjaDulu dari pemerintahan Donald Trump.

Baca Juga: Nyeleneh! Usung Tema Nudis, Penumpang Kapal Pesiar Bebas ‘Berkeliaran’ Tanpa Busana

Adalah Villa Vie Residences, perusahaan penyedia jasa hunian dan lifestyle laut yang menggawangi Program Tour La Vie, di mana setiap mereka yang ingin bermukim secara nomaden di laut bisa mencoba program ini. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman tempo.co, setiap pelancong bisa mengunjungi hingga 140 negara dalam program ini.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Program Tour La Vie menawarkan berbagai durasi masa tinggal atas Villa Vie Odyssey: pelayaran “Escape from Reality” selama 1 tahun, pelayaran “Mid-Term Selection” selama 2 tahun, pilihan “Everywhere but Home” selama 3 tahun, dan perjalanan “Skip Forward” selama 4 tahun.

“Sejujurnya, kami tidak memiliki pandangan politik apa pun. Kami hanya ingin memberi orang-orang yang merasa terancam cara untuk keluar.” ujar CEO Villa Vie Residences, Mikael Petterson.

“Kami membuat kampanye pemasaran ini bahkan sebelum kami tahu siapa yang akan menang. Terlepas dari siapa yang akan menang, Anda akan membuat setengah dari populasi marah,” sambungnya.

Ilustrasi tinggal di kapal pesiar. Sumber: istimewa

Untuk kapasitas sendiri, kapal Odyssey yang digunakan pada pelayaran ini mampu menampung hingga 600 penumpang. Sementara untuk rute, penumpang akan menghabiskan waktu sebulan di Karibia, sebelum memulai perjalanan 4 bulan di Amerika Selatan dengan 2 kali transit Terusan Panama, 2 Keajaiban Dunia, Fjord Chili, pelayaran Antartika, Karnaval di Rio, dan perjalanan delapan hari ke Sungai Amazon.

Bagi yang ingin ikut pelayaran, harga tiket kapal pesiar dimulai dari US$40.000 atau Rp634 juta per tahun, sedangkan kabin hunian tunggal untuk empat tahun penuh mulai dari US$256.000 atau Rp4,056 miliar, dengan hunian ganda hingga US$320.000 atau Rp5,070 miliar untuk perjalanan tersebut.

Semua makanan dan minuman sudah termasuk dalam harga paketan di atas, begitu pula WiFi dan kunjungan medis. Layanan tata graha disediakan setiap minggu dan layanan binatu disediakan dua minggu sekali, masing-masing tanpa biaya tambahan, sementara untuk opsi alkohol hanya termasuk saat makan malam saja.

Sejarah Pelabuhan Tertua di Dunia – Titel Sebagai Pusat Perdagangan Tak Pernah Bergeser!

Ikuti Jejak Bhutan, Pajak Pariwisata Harian Bisa Diberlakukan di Bali Bagi Pelancong Asing

Dalam upaya untuk menarik lebih banyak ‘pelacong berkualitas tinggi’ dan meningkatkan pendapatan daerah, maka para pemimpin di Bali secara serius mempertimbangkan untuk memberlakukan pajak pariwisata harian bagi semua pelancong asing.

Seperti dikutip The Bali Sun (28/2/2025), para pemimpin di Bali telah lama terinspirasi oleh model pariwisata Bhutan yang dikontrol ketat, di mana wisatawan asing harus membayar US$100 per hari sebagai bagian dari Biaya Pembangunan Berkelanjutan.

Dari mantan Menteri Pariwisata Indonesia Sandiaga Uno hingga anggota DPR paling terkenal di Bali Ni Luh Djelantik, telah lama menjunjung tinggi model pariwisata Bhutan.

Kerajaan Himalaya Bhutan telah menerapkan model pariwisata yang sangat terorganisir dan terstruktur dengan ketat yang telah dirancang untuk mempromosikan kepentingan nasional negara tersebut dalam melestarikan budaya dan lanskap alam sambil berbagi warisan uniknya dengan demografi wisatawan yang kecil dan sangat berinvestasi.

Model pariwisata Bhutan mengharuskan pengunjung untuk mengajukan visa sebelum perjalanan, dan meskipun visa tersebut mengizinkan masa tinggal hingga 90 hari dan biayanya US$40, namun wisatawan dewasa harus membayar tambahan US$100 per hari untuk Biaya Pembangunan Berkelanjutan.

Pada saat mengajukan permohonan, wisatawan harus mengonfirmasi tanggal kedatangan dan keberangkatan, mengonfirmasi rencana perjalanan dan rencana perjalanan mereka selama perjalanan, yang dalam hampir semua kasus disediakan oleh penyedia tur berpemandu. Mereka juga harus ikut Ikrar Persahabatan, dan dengan melakukannya, pengunjung berkomitmen untuk melindungi, melestarikan, dan memberikan kontribusi positif bagi Kerajaan Bhutan.

Jika terjadi perubahan rencana dan wisatawan meninggalkan daerah tersebut lebih awal dari yang diharapkan, Biaya Pembangunan Berkelanjutan mereka untuk hari-hari perjalanan mereka dikurangi akan dikembalikan; wisatawan juga diizinkan untuk memperpanjang masa tinggal mereka setelah kedatangan, dengan biaya US$100 per hari yang sama ditambah Bhutan juga sangat jelas dalam bagaimana, di mana, dan mengapa menggunakan dana yang dihasilkan oleh wisatawan melalui Biaya Pembangunan Berkelanjutan.

Bhutan menjelaskan, “Dana Dana Pariwisata Bhutan dikumpulkan oleh kas negara dan dana dialokasikan untuk berbagai proyek yang menciptakan peluang jangka panjang dan berkelanjutan bagi masyarakat Bhutan, melalui layanan kesehatan gratis, pendidikan dan pelatihan, peningkatan keterampilan industri pariwisata dan perhotelan, peningkatan infrastruktur, pelestarian dan konservasi lingkungan, program dan inisiatif pelestarian budaya yang mendukung bisnis dan ekonomi lokal.”

Model pariwisata Bhutan digembar-gemborkan oleh banyak orang di seluruh dunia sebagai cara untuk menerapkan pariwisata yang benar-benar berkelanjutan, tetapi banyak yang merasa bahwa Bali masih jauh dari mencapai sistem seperti itu. Setahun yang lalu bulan ini, Bali memperkenalkan Pajak Pariwisata, biaya wajib sebesar Rp150.000 untuk semua wisatawan internasional.

Mulai 14 Februari, Pemprov Bali Kenakan Pajak Pariwisata untuk Pelancong Asing yang Tiba di Bandara dan Pelabuhan

THR Pengemudi Ojek Online Dalam Finalisasi Kemenaker

Tuntutan para pengemudi ojek online terkait tunjangan hari raya (THR) sepertinya akan terealisasi. Pasalnya Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, aturan mengenai THR tersebut targetnya terbit minggu-minggu awal Maret 2025 ini.

Dia menyatakan, aturan tersebut masih dalam finalisasi.

“Sudah finalisasi, finalisasi. Insya Allah minggu ini (terbit). Target kita minggu ini,” ujar Yassierli dalam siaran YouTube Kompas TV, Selasa (3/3/2025).

Untuk diketahui, ribuan pengemudi ojek online, kurir online, dan pekerja aplikasi online menggelar aksi unjuk rasa di Kementerian Ketenagakerjaan pada 17 Februari 2025. SPAI secara spesifik juga menuntut Kemenaker untuk mewajibkan THR ojol kepada platform seperti GoJek, Grab, Shopee Food, Lalamove, Maxim, InDriver, dan lainnya.

Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati menyatakan para pengemudi ojol dan pekerja aplikasi online menginginkan THR diberikan dalam bentuk uang tunai, bukan bahan pokok.

Status Kemitraan Pengemudi Ojol Lily juga menyoroti hubungan kemitraan antara driver ojol dengan perusahaan aplikasi.

Menurutnya, pengemudi ojol seharusnya sudah bisa dikategorikan sebagai pekerja, bukan mitra, karena mereka memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan dari aplikasi. Dia juga mengatakan, jangan lagi memberi imbauan kepada platform dan bukan lagi berupa insentif.

Hingga kini, pemerintah masih menggodok aturan terkait THR bagi pekerja di sektor transportasi berbasis aplikasi. Adapun pemberian THR ini harus mengikuti aturan THR yang berlaku sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13/2003.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pihaknya akan menyiapkan aturan terkait meregulasi THR untuk pengemudi online.

Dia menjelaskan, nantinya aturan bisa berbentuk surat edaran (SE) atau peraturan Menteri (Permen). Yassierli menilai, THR meripakan bagian dari budaya Indonesia, maka dirinya mendukung agar perusahaan aplikator penyedia layanan transportasi online memberikan THR kepada pengemudinya.

Namun, berdasarkan Permen Ketenagakerjaan No.6/2016, perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerja yang setidaknya memiliki hubungan kerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Karena pengemudi online hanya memiliki hubungan mitra kerja dengan perusahaa aplikas, maka dianggap tidak wajib mendapatkan THR.

Menteri Ketenagakerjaan: Momentum THR, Bisa Jadi ‘Bukti’ Pengusaha dan Pengemudi Online Harmonis